Senin, 21 Aug 2017
Bisnis

Siapkan USD 100 Juta , Garuda Bangun Pusat Perawatan Pesawat

Sabtu, 18 Mar 2017 17:24 | editor : Ilham Safutra

Ilustrasi

Ilustrasi (dok. JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) akan berinvestasi di Kota Batam untuk membangun pusat perawatan pesawat. Rencananya investasi itu diperkirakan akan menelan dana sebesar 100 juta dollar Amerika. Tak hanya itu, keberadaan pusat perawatan pesawat ini bakal bisa menampung 10 ribu tenaga kerja.

Dilansir dari Batam Pos (Jawa Pos Group), Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Hatanto mengatakan, perusahaan ini akan mulai dibangun 2017 ini. "Roll-Royce dan GMF ini tidak hanya akan memproduksi mesin pesawat saja. GMF ini nantinya akan menampung sekitar 10 ribu karyawan," Hatanto.

Deputi V BP Batam, Gusmardi Bustami menambahkan, terobosan dari GMF ini bakal menggelorakan ikli investasi di Batam. "Mereka (GMF) sedang melakukan studi di Hang Nadim. Mereka menyewa lahan di Hang Nadim untuk membangun pusat perawatan pesawat khusus untuk wilayah Sumatera," ungkapnya.

Dengan masuknya investasi senilai 100 juta Dollar Amerika dari GMF, maka dapat meningkatkan daya tarik Batam di mata investor asing. "Pembangunan infrastruktur di Batam terus dilakukan. Sekarang ini kita bersaing ketat dengan negara tetangga. Makanya BP Batam akan terus promosi untuk memperkenalkan keuntungan berinvestasi di Batam," tutup Gusmardi.

Sementara itu, VP Corporate Secretary GMF, Arjo Widhoseno menuturkan, GMF menargetkan pembangunan akan dimulai pada semester kedua 2017 dan segera beroperasi pada semester kedua 2018. "Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan ini kemungkinan dari beberapa perusahaan asing yang menjadi partner GMF," ujar  Arjo Widhoseno.

Aryo mengungkapkan GMF telah menandatangani nota kesepahaman dengan BP Batam terkait hal penggunaan lahan untuk pengembangan industri perawatan pesawat serta sarana pendukungnya di kawasan bandara Hang Nadim, Batam. "Fasilitas perawatan pesawat ini berupa hanggar yang rencananya akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 25 ribu meter persegi," imbuh Arjo.

Fasilitas ini diperuntukkan sebagai hangar untuk pesawat wide body dan secara bertahap akan terus berkembang. Salah satu fasilitas yang akan dibangun adalah gudang logistik.

Keberadaan gudang logistik adalah untuk mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenance GMF di area Sumatera dan sekitarnya. "Fasilitas yang akan dibangun nantinya diproyeksikan akan dapat menyerap pasar perawatan pesawat internasional," imbuhnya.

Sedangkan mengenai jumlah tenaga pekerja belum bisa dipastikan, tapi GMF akan terus membuka lowongan pekerjaan tiap tahunnya.(leo/ian/iil/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia