Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Maret 2017 | 21.08 WIB

Adara Serahkan Bantuan bagi Pejuang Palestina 

Mehieddine M. Seyfeddine, Humas Ghirass for Society Development (kiri) dan Ketua Adara Relief Internasional, Nurjanah Hulwani, menandatangani dokumen serah terima bantuan bagi keluarga pejuang Palestina di Jakarta (17/3) - Image

Mehieddine M. Seyfeddine, Humas Ghirass for Society Development (kiri) dan Ketua Adara Relief Internasional, Nurjanah Hulwani, menandatangani dokumen serah terima bantuan bagi keluarga pejuang Palestina di Jakarta (17/3)


JawaPos.com - Komitmen Adara Relief International untuk membantu rakyat Palestina patut diacungi jempol. Hingga saat ini, mereka terus aktif bahu membahu menggalang kekuatan untuk meringankan beban warga di sana. 


Kemarin (17/3) Adara menyerahkan bantuan untuk keluarga pejuang yang mati syahid akibat agresi zionis Israel di Gaza Palestina. Bantuan yang diberikan jumlahnya 50.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 667.500.000. 


Dana itu berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia yang dititipkan melalui Adara Relief International. Donasi ini lantas diserahkan melalui lembaga kemanusiaan untuk Palestina, Ghirass For Society Development.  


"Bantuan ini akan  diprioritaskan untuk program-program  pemberdayaan para keluarga pejuang Palestina, khususnya di 


Gaza,  sehingga bukan hanya ikan yang kami berikan namun juga kail untuk bekal hidup mereka," ujar Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Sabtu (18/3).  


Senada, Humas dan Pengembangan Sumber Daya Ghirass for Society Development, Mehieddine M. Seyfeddine, menyatakan bahwa lembaga ini sejak tahun 2004 sudah berkiprah membantu anak-anak yatim dan para janda. Mereka ini telah ditinggal wafat kepala keluarganya akibat agresi zionis Israel. 


"Yang kami lakukan tidak hanya memberikan santunan atau kafalah kepada anak-anak yatim dan para janda, namun semua kebutuhan mereka kami coba penuhi," ujar Mehieddine. 


Lebih lanjut, Humas lembaga yang berpusat di Libanon ini memaparkan bahwa dari 2.500 anak yatim yang perlu dibantu, masih ada 1.700 anak yang belum tersentuh bantuan. 


"Kami berharap bantuan datang dari masyarakat muslim di Asia khususnya di Indonesia, supaya bisa menambah jumlah anak yatim yang dibantu," tutur Mehieddine.


Ke depan, mereka akan membangun Skill Youth Center di Gaza di atas lahan seluas 3.000 meter persegi, sebagaimana mereka telah membangun Bee Skill Center di Libanon yang telah memberi pelatihan keterampilan hidup bagi 1.200 anak.(mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore