
Ilustrasi
JawaPos.com - Salah satu oknum kepala sekolah di Sentani berinisial AF dan tiga orang Guru inisial AR, EM, YO telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Reskrimsus Polda Papua, setelah tertangkap oleh Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Provinsi Papua, Kamis (16/3).
Sayang, mereka tak ditahan dengan alasan karena mereka pendidik, selain itu mereka juga harus mengajar, selain itu mereka juga masih koperatif dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik.
Direktur Reskrimsus Polda Papua Kombes Pol. Edi Swasono menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, setiap siswa yang memperoleh beasiswa Bantuan Siswa Miskin (BSM) senilai Rp 750 ribu dari Program Indonesia pintar dipotong oleh oknum guru sebanyak Rp 445 ribu per siswa.
“Alasan mereka melakukan pemotongan beasiswa tersebut, Kata Edi Swasono, berdasarkan hasil pemeriksaan untuk membuat sampul rapot semester ganjil, pengambilan kalender, dan melengkapi perlengkapan sekolah yang mana alasan ini sudah melanggar ketentuan, artinya untuk operasional sekolah itu dilengkapi oleh Pemda setempat,” katanya. sebagaimana dilansir dari Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group).
“Jadi pembayaran Beasiswa ini sudah berjalan selama 4 hari berjalan, dan pada saat penangkapan kita mendapat barang bukti uang Rp 3 juta dan setelah dilakukan pemeriksaan kepada 3 oknum guru yang terlibat, itu kami berhasil mengamankan uang yang telah dipungut Rp.22 380.000,”katanya.
Lanjut Edi Swasono, ketiga Oknum guru ini melakukan pungutan setelah diperintahkan oleh kepala sekolahnya AF, saat ini semua tersangka ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya belum melakukan penahanan kepada mereka dan pihaknya juga menjaga situasi karena mereka ini adalah pendidik dan jangan sampai nanti memberikan stigma yang negative bagi para siswa-siswinya.
“Kita akan coba kembangkan ini lebih jauh apakah ada keterlibatan mafia atau tidak, namun ada keterangan jika dalam kasus ni ada keterlibatan atasan dari tersangka pasalnya ia diperintahkan oleh atasannya untuk melakukan kegiatan itu,”tambahnya.(jo/wen/sad)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
