
Ilustrasi
JawaPos.com - Pihak manajemen Blok M Square mengklaim bahwa lift yang terjatuh dari lantai tujuh ke lantai UG telah diperiksa secara rutin. Sehingga dipastikan insiden jatuhnya lift itu karena memang kelebihan beban.
Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) DKI Jakarta Husein yang bertemu langsung dengan pihak manajemen. Lift itu kata dia rutin diperiksa setiap satu tahun sekali. "Rutin kok diperiksa," ucapnya di Blok M Square, Jumat (17/3).
Lanjut dia menerangkan, lift itu terakhir diperiksa pada Mei 2016 lalu. "Sudah diperiksa bulan Mei tahun lalu. Setahun sekali diperiksa," tambahnya.
Meski begitu, atas tragedi lift jatuh itu, pihak manajemen akan bertangungjawab penuh kepada para korban. Mereka memberikan biaya perawatan di rumah sakit hingga memberikan asuransi.
"Mereka bertangungjawab, mereka mengurus perawatan dan juga ada asuransi," tukas dia. (elf/JPG)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
