Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Maret 2017 | 12.40 WIB

Kasihan, Dituduh Penculik, Orang Gila Dimassa

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI


JawaPos.com - Gencarnya berita hoax tentang penculikan anak yang beredar di media sosial membuat orang gila dan pemulung terkena getahnya. "Mereka, ada yang jadi korban amuk massa karena dituduh sebagai penculik. Masyarakat harus bijaklah dalam menyikapi apa yang ada di medsos saat ini," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal Kuncahyadi pada Jumat (17/3).



Salah sasaran itu juga terjadi di Kendal. Telanjur dicurigai sebagai penculik, korban dimassa hingga babak belur. "Kasihan, mereka tidak salah dan tidak tahu apa-apa," terang Kuncahyadi. Sayang, dia tidak memerinci kejadian tersebut. 



Dia menambahkan, atas kejadian salah sangka itu, masyarakat diharapkan tidak main hakim sendiri tanpa bukti yang jelas. "Jangan emosi dan main hakim sendiri. Laporkan saja kepada aparat atau ke kantor dinas," ujarnya. 



Kuncahyadi melanjutkan, hingga saat ini, banyak orang gila yang masih berada di jalan-jalan. Petugas juga rutin melakukan operasi mengamankan orang gila yang ditemui di jalanan untuk melakoni perawatan medis. "Selama 2017 ini, sudah ada 25 orang yang dibawa ke RSJ Semarang," imbuhnya.




Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansya juga mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri karena bisa berakibat fatal bagi korban salah sasaran. "Berita-berita hoax memang meresahkan, tapi masyarakat jangan main sendiri. Laporkan saja kepada aparat," tuturnya. (nur/c24/ami)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore