Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Maret 2017 | 23.24 WIB

Polisi Tak Berkutik Atasi Kasus Begal di Kota Ini

MASIH SHOCK: Muh Riziq didampingi ibunya Nur, saat dirawat di IGD RSUD dr Moh Saleh, Kamis (17/3). - Image

MASIH SHOCK: Muh Riziq didampingi ibunya Nur, saat dirawat di IGD RSUD dr Moh Saleh, Kamis (17/3).

JawaPos.com - Begal atau perampasan dengan kekerasan makin merajalela di Probolinggo. Setelah pekan lalu terjadi tiga kasus begal, kali ini kasus yang sama menimpa seorang pelajar di siang bolong. Seolah polisi tak. begal masih meneror para pengguna jalan di Probolinggo. Bahkan, saat ini kawanan begal beraksi tak kenal waktu. Siang bolong pun, mereka tetap beraksi.


Seperti terjadi pada Kamis (16/3) pukul 14.00, Muh Riziq, 13, asal Jalan Cokroaminoto, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran jadi korban. Siswa kelas VII SMPN 8 itu kena begal di jalan Blok Karang Tengah, Jrebeng Kidul, Wonoasih, sepulang dari sekolah. Riziq harus dilarikan ke RSUD dr Moh Saleh karena mengalami luka bacok di pelipis kirinya.


Sialnya lagi, motornya Honda Supra keluaran 2007 dibawa kabur kawanan begal. Nur, 52, ibu korban saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di RSUD mengaku tak tahu persis kronologi begal yang menimpa anaknya itu. Yang jelas, menurutnya, siang itu anak bungsunya itu baru pulang sekolah. Siang itu, Riziq hendak main ke rumah temannya.


Riziq sejatinya tak sendirian. Saat itu juga ada beberapa temannya yang melaju di belakangnya. “Tapi, jarak dengan teman yang ada di belakangnya itu, tak tahu persis. Dari arah mana mau kemana, juga belum tahu persis karena keterangan dari anaknya tadi cuma sekadar itu,” terang Nur. Riziq sendiri usai kena begal langsung diantar oleh sejumlah temannya untuk pulang.


Lantaran darah segar terus mengucur dari kepalanya, oleh orang tuanya, ia langsung dibawa ke IGD RSUD dr Moh Saleh. Semenatara itu, Tuyitno, 57, ayah Riziq juga tak tahu secara pasti kronologi begal yang menimpa anaknya. “Saya tahunya, anak saya sudah di rumah sakit,” terangnya. Kanit Reskrim Polsek Wonoasih Ipda Mugi mengatakan, usai mendapat kabar begal beraksi di siang bolong, ia langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, saat itu korban sudah diantar pulang.


Sampai Kamis  malam sekitar pukul 19.13, petugas kepolisian pun masih berada di RSUD dr Moh Saleh untuk memeriksa sejumlah saksi. Polisi sampai tadi malam juga belum mengetahui kronologi pasti aksi begal tersebut. “Kami mengimbau pada masyarakat, khususnya Kota Probolinggo agar selalu waspada dan berhati-hati. Terutama saat melewati jalan yang sepi, baik pagi ataupun malam hari,” harapnya. (rpd/mie/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore