
MASIH SHOCK: Muh Riziq didampingi ibunya Nur, saat dirawat di IGD RSUD dr Moh Saleh, Kamis (17/3).
JawaPos.com - Begal atau perampasan dengan kekerasan makin merajalela di Probolinggo. Setelah pekan lalu terjadi tiga kasus begal, kali ini kasus yang sama menimpa seorang pelajar di siang bolong. Seolah polisi tak. begal masih meneror para pengguna jalan di Probolinggo. Bahkan, saat ini kawanan begal beraksi tak kenal waktu. Siang bolong pun, mereka tetap beraksi.
Seperti terjadi pada Kamis (16/3) pukul 14.00, Muh Riziq, 13, asal Jalan Cokroaminoto, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran jadi korban. Siswa kelas VII SMPN 8 itu kena begal di jalan Blok Karang Tengah, Jrebeng Kidul, Wonoasih, sepulang dari sekolah. Riziq harus dilarikan ke RSUD dr Moh Saleh karena mengalami luka bacok di pelipis kirinya.
Sialnya lagi, motornya Honda Supra keluaran 2007 dibawa kabur kawanan begal. Nur, 52, ibu korban saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo di RSUD mengaku tak tahu persis kronologi begal yang menimpa anaknya itu. Yang jelas, menurutnya, siang itu anak bungsunya itu baru pulang sekolah. Siang itu, Riziq hendak main ke rumah temannya.
Riziq sejatinya tak sendirian. Saat itu juga ada beberapa temannya yang melaju di belakangnya. “Tapi, jarak dengan teman yang ada di belakangnya itu, tak tahu persis. Dari arah mana mau kemana, juga belum tahu persis karena keterangan dari anaknya tadi cuma sekadar itu,” terang Nur. Riziq sendiri usai kena begal langsung diantar oleh sejumlah temannya untuk pulang.
Lantaran darah segar terus mengucur dari kepalanya, oleh orang tuanya, ia langsung dibawa ke IGD RSUD dr Moh Saleh. Semenatara itu, Tuyitno, 57, ayah Riziq juga tak tahu secara pasti kronologi begal yang menimpa anaknya. “Saya tahunya, anak saya sudah di rumah sakit,” terangnya. Kanit Reskrim Polsek Wonoasih Ipda Mugi mengatakan, usai mendapat kabar begal beraksi di siang bolong, ia langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, saat itu korban sudah diantar pulang.
Sampai Kamis malam sekitar pukul 19.13, petugas kepolisian pun masih berada di RSUD dr Moh Saleh untuk memeriksa sejumlah saksi. Polisi sampai tadi malam juga belum mengetahui kronologi pasti aksi begal tersebut. “Kami mengimbau pada masyarakat, khususnya Kota Probolinggo agar selalu waspada dan berhati-hati. Terutama saat melewati jalan yang sepi, baik pagi ataupun malam hari,” harapnya. (rpd/mie/JPG)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
