
PENTING: Kemampuan rumah sakit dalam mengurangi nyeri yang diderita pasien bahkan telah menjadi salah satu elemen penting dalam penilaian akreditasi.
JawaPos.com - Rumah sakit dituntut untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pasiennya. Salah satunya dalam menangani nyeri. Kemampuan rumah sakit dalam mengurangi nyeri yang diderita pasien bahkan telah menjadi salah satu elemen penting dalam penilaian akreditasi.
Saat ini banyak pasien dengan keluhan nyeri belum mendapatkan terapi yang tepat terutama pada pasien dengan nyeri kronik. Hal ini terjadi karena pengobatan masih terfokus pada tata laksana tunggal. Maka dari itu, rumah sakit membutuhkan pendekatan yang multi disiplin untuk mengatasi nyeri pasien.
Tindakan yang dilakukan harus bersama-sama dengan tim yang ahli dan berorientasi pada terapi multimodal. Bukan hanya analgesik, tetapi juga terapi fisik, psikologis dan perilaku. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Premier Bintaro bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengadakan seminar dan workshop dengan tema, Pain Management Update: How To Deal with Chronic Pain.
Seminar yang diadakan pada 18 Februari 2017 tersebut diikuti oleh ahli medis internal maupun dari luar daerah.”Untuk tema manajemen nyeri sudah kali kedua dilakukan RS Premier Bintaro. Sebelumnya pernah dilakukan pada 2014,” ujar Ketua Pelaksana dr. Ismail SpAn saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya seminar yang menghadirkan nara sumber professionaldan berpengalaman. Pembicaranya antara lain, Prof dr A Husni Tanra SpAn KMN PhD, Dr Dwi Pantja Wibowo SpAn KIC KMN, Dr Albertus Sugeng Wibisono SpAn KIC FIPP, Suciati Erlita BN MARS, Dr Edi Setiawan Tehuteru SpA (K) MHA, dan dr. Zubaidah Binti Jamil Osman PhD.
“Prof Husni memaparkan manajemen nyeri dibagi dua, ada yang good pain dan bad pain. Hingga ke prosedur penurunan skor nyeri, tahap penyembuhan, dan membuat pasien lebih berkualitas lagi hidupnya,” kata dr Ismail.
Para pembicara memaparkan tentang manajemen nyeri pada pasien dewasa maupun anak secara lengkap. Dalam kesempatan itu, peserta terlibat dalam diskusi yang interaktif agar mampu menguasai materi secara utuh dan menerapkan dalam praktek sehari-hari. (tih/wir)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
