Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Maret 2017 | 08.46 WIB

Beli Satria Curian Rp 1,5 Juta, Safi'i Cokot Dua Tersangka Baru

SATU MASIH DPO: Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo (dua dari kanan) bersama tersangka Safi - Image

SATU MASIH DPO: Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo (dua dari kanan) bersama tersangka Safi

JawaPos.com – Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Peribahasa itu cocok seperti apa yang Safi’i, 33, alami. Meski menyamarkan motor yang dia beli dari hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor dengan mengganti plat nomernya, rahasia warga Sidokapasan itu tetap saja ketahuan.


Karyawan sebiah toko itu tidak bisa mengelak setelah terkena razia kendaraan bermotor Polsek Tambaksari. Nah, ketika diminta menunjukkan surat-surat oleh petugas, Safi’i tidak bisa menujukkannya. Polisi lalu mencurigai barang tersebut adalah barang curian.


Polisi spontan meringkus Safi’i. ''Kami mencurigai barang tersebut adalah barang curian karena beberapa waktu yang lalu ada laporan motor hilang dengan ciri-ciri yang sama,'' tegas Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo (9/3) kepada JawaPos.com.


Setelah diperiksa petugas, Safi’i mengaku bahwa dia membeli motor curian tersebut dari tetangganya, Abdul Rochim. Bahkan, dia sebenarnya mengetahui bahwa sepeda motor tersebut adalah barang curian. ''Harganya murah. Satria cuma Rp 1,5 juta. Ya saya beli,'' ucap Safi'i mengulang keterangan yang sempat diberikan ke penyidik polisi.


Dari proses interograsi itu polisi mengantongi nama identitas pelaku lain bernama Abdul Rochim . Berdasar perkataan Safi’i, anggota Reskrim Polsek Tambaksari itu memburu aktor intelektual kasus tersebut. Rochim pun tidak berkutik saat dibekuk di rumahnya di Jalan Sidokapasan Surabaya.


David menambahkan, bahwa modus yang dilakukan para pelaku itu memburu sepeda motor yang terparkir di rumah. ''Pelaku menggunakan kunci T untuk mencuri motor korbannya,'' terang David.


Kepada penyidik, Rochim memjalankan aksinya bersama dua kawan lainnya yang bernama Wahyudi dan SW. ''Wahyudi sudah ditahan di Rutan Medaeng karena kasus kejahtan jalanan lain. Sedangkan SW sedang kami buru,'' imbuh David.



Sedangkan Rochim mengatakan bahwa dirinya melakukan aksi pencurian tersebut dikarenakan dilanda kesusahan ekonomi. ''Buat keperluan makan sehari-hari,'' ucap pria yang kesehariannya sebagai juru parkir tersebut. (CR4/sep)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore