Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Maret 2017 | 07.30 WIB

Inilah Bahaya Skip Challenge yang Merebak di Medsos 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Bahayanya permainan Skip Challenge seolah tak dipedulikan oleh para remaja. Mereka senang bermain aksi bahaya ini dengan menekan dada temannya hingha pingsan. Aksi ini semakin menyebar ditiru oleh anak dan remaja karena pengaruh media sosial.


Berbagai video dan foto yang diunggah ke media sosial membuat anak penasaran. Psikolog Anak dan Remaja Universitas Indonesia (UI) Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjelaskan, jika postingan di media sosial tidak disertai keterangan yang jelas mengenai bahayanya dan bahkan malah justru membuat kesan "keren" maka anak yang melihat akan cenderung untuk meniru atau ikut-ikutan. 


"Oleh karenanya, postingan di media sosial perlu diberi keterangan bahwa ini berbahaya," jelasnya kepada wartawan, Senin (12/3).


Yang lebih penting lagi, lanjut Vera, orang tua perlu proaktif bicara tentang hal ini dengan anak. Orang tua wajib membahas tentang bahayanya dan membahas pula bagaimana menolak atau menepis tantangan semacam ini. 


Vera mencontohkan, sebelumnya fenomena smack down dan permainan kekerasan lainnya juga sempat merebak di kalangan anak-anak dan remaja identik dengan kesenangan untuk mencari sensasi atau mencoba tantangan. Hal itu dalam rangka pembentukan jati dirinya di mana di dalamnya ada pertanyan tentang siapa saya dan saya bisa apa. 


"Jika tidak melakukan, mereka juga akan dianggap aneh oleh kelompok mereka dan dianggap kurang asyik atau kurang gaul," ungkap Vera. (cr1/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore