
Ilustrasi
JawaPos.com - Kecelakaaan maut yang terjadi Jumat (10/3) sore sekitar pukul 18.00 WIT di Tanama jalan Yos Sudarso Fakfak, antara dua motor bebek mengakibatkan dua pengendara motor tewas di tempat kejadian, sedangkan dua korban lainnya yang dibonceng dalam keadaan kritis di RSUD Fakfak.
Dilansir dari Radar Sorong (Jawa Pos Group), dua pengendara motor bebek Honda Space tanpa nomor polisi Yance A (42) dan Axel W (14) seorang pelajar SMP St. Don Bosco Fakfak yang duduk di kelas 8 diketahui meninggal di tempat kejadian.
Sedangkan dua korban lainnya yang juga pelajar SMP. St. Don Bosco Fakfak yakni Herman H (16) anak dari korban tewas Yance Alaha dan Arya S (14) yang juga pelajar SMP. St. Don Bosco Fakfak dan duduk di kelas 9, kondisi kritis dan masih dirawat di RSUD Fakfak.
yang diduga dipengaruhi minuman keras bersama anaknya yang dibonceng dari arah Kapaurtutin menuju ke Wagom yang hendak pulang ke rumah di Asrama Pelayaran Jalan Thumburuni, sedangkan Axel yang mengendarai kendaraan Honda Space warna hijau dari arah Wagom berboncengan dengan Arya menuju Kapaurtutin.
Tanama hingga kedua motor yang dikendarai Yance dan Axel mengalami rusak berat. Dan Warga Tanama yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan membawa keempat korban Laka Lantas itu ke RSUD Fakfak. Sayangnya nyawa Yance dan Axel tidak bisa diselamatkan.
Mendengar kedua korban tabrakan ini tak terselamatkan, keluarga Yance dan Axel pun meratapi kepergian kedua korban tersebut, seakan keluarga Yance maupun keluarga Axel tak percaya kedua orang kesayangan ini pergi terlalu cepat, padahal baru beberapa menit keluarga melihat kedua korban dalam keadaan sehat.
Kasat Lantas Polres Fakfak, Iptu Freddy Soplanit, S.Sos, yang dikonfirmasi mengatakan, saat kejadian tabrakan kedua motor tersebut, para pengendara motor bebek maupun korban yang di bonceng tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM dan STNK.
Apalagi pengguna motor Honda Blade Axel masih di bawah umur dan secara aturan belum layak untuk mengendarai kendaraan dan belum layak untuk memiliki SIM. Terkait dengan penyebab kecelaaan kata Kasat Lantas, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan sebab tabrakan tersebut yang menelan dua nyawa.
Jenazah Yance yang kesehariannya bekerja di pelabuhan Fakfak, sudah dimakamkan secara kristiani. Sedangkan jenazah Axel hari ini Senin (13/3) akan diterbangkan ke Ambon untuk dimakamkan di kampung halamannya di Ambon.(ric/sad/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
