Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Maret 2017 | 06.59 WIB

Motor vs Motor, 2 Tewas, 2 Kritis

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kecelakaaan maut yang terjadi Jumat (10/3) sore sekitar pukul 18.00 WIT di Tanama jalan Yos Sudarso Fakfak, antara dua motor bebek mengakibatkan dua pengendara motor tewas di tempat kejadian, sedangkan dua korban lainnya yang dibonceng dalam keadaan kritis di RSUD Fakfak.

Dilansir dari Radar Sorong (Jawa Pos Group), dua pengendara motor bebek Honda Space tanpa nomor polisi Yance A (42) dan Axel W (14) seorang pelajar SMP St. Don Bosco Fakfak yang duduk di kelas 8 diketahui meninggal di tempat kejadian.

Sedangkan dua korban lainnya yang juga pelajar SMP. St. Don Bosco Fakfak yakni Herman H (16) anak dari korban tewas Yance Alaha dan Arya S (14) yang juga pelajar SMP. St. Don Bosco Fakfak dan duduk di kelas 9, kondisi kritis dan masih dirawat di RSUD Fakfak.

yang diduga dipengaruhi minuman keras bersama anaknya yang dibonceng dari arah Kapaurtutin menuju ke Wagom yang hendak pulang ke rumah di Asrama Pelayaran Jalan Thumburuni, sedangkan Axel yang mengendarai kendaraan Honda Space warna hijau dari arah Wagom berboncengan dengan Arya menuju Kapaurtutin.

Tanama hingga kedua motor yang dikendarai Yance dan Axel mengalami rusak berat. Dan Warga Tanama yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan membawa keempat korban Laka Lantas itu ke RSUD Fakfak. Sayangnya nyawa Yance dan Axel tidak bisa diselamatkan.

Mendengar kedua korban tabrakan ini tak terselamatkan, keluarga Yance dan Axel pun meratapi kepergian kedua korban tersebut,  seakan keluarga Yance maupun keluarga Axel tak percaya kedua orang kesayangan ini pergi terlalu cepat, padahal baru beberapa menit keluarga melihat kedua korban dalam keadaan sehat.

Kasat Lantas Polres Fakfak, Iptu Freddy Soplanit, S.Sos, yang dikonfirmasi mengatakan, saat kejadian tabrakan kedua motor tersebut, para pengendara motor bebek maupun korban yang di bonceng tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM dan STNK.

Apalagi pengguna motor Honda Blade Axel masih di bawah umur dan secara aturan belum layak untuk mengendarai kendaraan dan belum layak untuk memiliki SIM. Terkait dengan penyebab kecelaaan kata Kasat Lantas, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan sebab tabrakan tersebut yang menelan dua nyawa.

Jenazah Yance yang kesehariannya bekerja di pelabuhan Fakfak, sudah dimakamkan secara kristiani. Sedangkan jenazah Axel hari ini Senin (13/3) akan diterbangkan ke Ambon untuk dimakamkan di kampung halamannya di Ambon.(ric/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore