Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Maret 2017 | 19.41 WIB

Ketua dan Aggota Disebut, Kasus e-KTP Semakin Perburuk Citra DPR  

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Disebutnya nama sejumlah nama anggota DPR dalam  korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP,  semakin memperburuk citra DPR.


Ketua MPR Zulkifli Hasan mengakui citra DPR akan semakin buruk setelah adanya kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun ini. "DPR sudah paling buruk ya sekarang ini, kita akui. Nah ini saya kira nggak ada yang lebih buruk sekarang ini," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/3).


Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Sehingga tidak terkesan tebang pilih. "Kita minta ini dituntaskan, tidak mungkin Rp 2,3 triliun itu satu dua orang. Ini kan mega skandal, mega korupsi," pungkasnya.


Sekadar informasi dalam kasus ini dugaan korupsi e-KTP yang telah merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu, lembaga yang dikepalai oleh Agus Rahardjo ini baru menetapkan dua tersangka dari pihak eksekutif, yakni mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri) sekaligus pejabat pembuat komitmen, Sugiharto, dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemedagri, Irman.(cr2/JPG)


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore