Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Maret 2017 | 19.32 WIB

Pelajar Ini Tewas, Akibat Aksi Klithih

Ilustrasi aksi Klithih - Image

Ilustrasi aksi Klithih

JawaPos.com -Aksi anarkhis sekelompok remaja atau biasa disebut klithih kembali meresahkan masyarakat Jogjakarta. Kali ini aksi klithik itu terjadi di Jalan Kenari, Miliran, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (11/3) malam di Jalan Kenari, Miliran, Muja-Muju, Umbul harjo, Kota Jogja kembali jatuh korban jiwa karena terluka senjata tajam (sajam) di bagian dada. Korbannya Ilham Bayu Fajar, 17, siswa kelas IX SMP Piri. Warga Gedongkuning, Banguntapan, Bantul itu tewas karena tusukan sajam.


Informasi yang dihimpun Radar Jogja menyebutkan, malam itu Ilham berbocengan dengan kakaknya, Fernando Suryo Pangestu, dari arah Baciro. Mereka dalam perjalanan pulang setelah bermain biliar di Jalan Solo. Sesampai di Simpang Empat Amongrogo mereka berpapasan dengan sekelompok orang yang berboncengan mengendarai lima sepeda motor.


Empat jenis matic dan satu KLX. Karena merasa takut, korban bersama teman- temannya berjumlah tujuh orang lantas berbelok ke Jalan Kenari. Tanpa disangka, ke duanya malah dikejar oleh rombongan tersebut. Nahas bagi Ilham dan Fernando. Sesampai di depan Kantor Pelayanan BPJS Kesehatan Timoho, keduanya terluka sajam oleh salah seorang pelaku yang menunggang KLX.


Keduanya lantas ditolong oleh warga setempat dan dilarikan ke RS Hidayatullah. Namun, nyawa Ilham tak terselamatkan. Remaja 17 tahun itu menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 01.15. Salah seorang saksi mata, Deni, menuturkan, kejadian tersebut berlangsung cukup cepat sekitar pukul 23.50. Saat itu penjaga keamanan Hotel POP Timoho tersebut sedang berjaga di dalam pos.


Penjaga itu dikagetkan dengan suara botol pecah di jalan. Ketika mencari arah sumber suara, Deni melihat lima motor terduga pelaku melaju kencang ke arah timur. ”Waktu dengar botol pecah juga ada teriakan dari anggota Satpol PP. Lima motor yang mbleyer ngebut,” ujarnya Minggu  (12/3). Deni mengaku tidak tahu persis kejadian penusukan yang menewaskan Ilham.


Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Iptu Supatno mengatakan, semula korban tidak merasa terkena tusukan. Hal itu diketahui saat korban sampai di depan Puskesmas Umbulharjo. ” Karena tak kuat korban lantas terjatuh,” katanya. Dari pemeriksaan sementara kepada kakak korban diketahui bahwa mereka tak menaruh rasa curiga dengan rombongan para pelaku.


Itu lantaran para korban merasa tidak punya musuh. Pengejaran terhadap para pelaku, Polsek Umbulharjo bekerja sama dengan Satuan Reskrim Polresta Jogja. Penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. ”Data yang kami dapat di lapangan itu yang akan digunakan untuk mencari pelaku,” ucap Kapolsek Umbulharjo Kompol Yugi Bayu Hindarto.(pra/bhn/yog/ga/JPG)

Editor: Soejatmiko
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore