
Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.
JawaPos.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyesali sikap masyarakat yang mencampuradukan masalah politik dengan agama.
Hal itu sebagaimana yang dialami nenek Hindun, jenazahnya tidak bisa disalatkan di musala dekat rumahnya, dengan alasan keluarga nenek itu pendukung dirinya di Pilkada DKI Jakarta. Apalagi Ahok saat ini sedang terjerat kasus penistaan agama.
Menurut Ahok, sebaiklah masyarakat mengikuti ajaran agama dengan baik. "Jangan dipolitisir," cetusnya usai berkunjung di rumah almarhumah Nenek Hindun, yang jenazahnya tak disalatkan pihak masjid, Senin (13/3).
Mantan Bupati Belitung Timur itu meminta agar awak media tak lagi menggembar-gemborkan kejadian ini. "Ini adalah hal yang memalukan buat bangsa kita. Enggak usah cerita cerita lagi lah," tuturnya.
Dia hanya berharap kepada masyarakat agar turut mendoakan jenazah yang telah dikuburkan tersebut. "Yang penting sekarang kita doakan supaya almarhum dilapangkan jalan kuburnya," tutupnya. (uya/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
