
Ultras Gresik meminta manajemen GU mundur dari Bung Karno Cup 2017
JawaPos.com - Kelompok suporter pendukung Gresik United, Ultras Gresik mendesak tim kesayangannya untuk mundur dari turnamen Bung Karno Cup 2017. Keputusan ini mereka ambil karena kecewa berat dengan sikap penyelenggara event ini.
Gresik United seharusnya menjalani final lawan PSBK Blitar Senin (13/3) besok malam. Namun pertandingan ini seketika batal karena Panitia Pelaksana (Panpel) menginformasi akan ada satu grup lain yang bertanding 20-24 Maret nanti.
Pihak Gresik United sangat kecewa. Sebab penambahan grup tidak disampaikan saat manager meeting pra turnamen, tapi sehari sebelum pertandingan. Ketua Ultras Gresik, M. Muharrom mendesak Gresik United untuk menarik keikutsertaan dari turnamen ini.
"Manajemen harus tegas. Kalau final tidak bisa dilaksanakan besok, tarik saja tim ini dan tidak perlu ikut lagi. Toh itu bukan agenda PSSI, jadi tidak berpengaruh apapun. Kalau mereka lapor PSSI, PSSI juga tahu siapa yang salah," ucap Muharrom kepada JawaPos.com, Minggu (12/3) malam.
Menurut pria yang akrab disapa Tarom ini, Ultras Gresik sangat kesal dan kecewa dengan Panpel Bung Karno Cup 2017. Apalagi pembatalan final turnamen ini baru dilakukan Minggu malam saat pemain Gresik United sedang santap malam.
"Kalau ada dua grup, semestinya sudah disampaikan dalam TM. Bukan ketika menjelang final, tiba-tiba ada rencana grup lain yang bertanding. Ini sudah kelihatan bahwa panpel memang tidak profesional," kecam Tarom.
Selain itu, Panpel seolah tak memikirkan besarnya animo Ultras Gresik yang rela datang jauh dari Kota Giri menuju Blitar. Sejumlah suporter bahkan sudah tiba di Blitar hari ini. Jumlah itu seharusnya bertambah karena rombongan besar Ultras Gresik dijadwalkan berangkat Senin besok pagi.
"Ada yang sudah pesan tiket kereta. Ada yang sudah sewa bus dan mobil pribadi. Semuanya pasti kecewa karena biaya sewa kendaraan dan beli tiket harus hilang. Dan bukan karena teman-teman, tapi karena Panpel yang tidak profesional," jabar Tarom. (saf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
