
Tontowi/Liliyana terhenti di perempat final
JawaPos.com - Sektor ganda campuran Indonesia tak berhasil mengirimkan wakilnya menembus semifinal All England Superseries Premier 2017. Padahal sebelumnya ganda campuran ditargetkan meraih satu gelar dari turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini.
Terkait kegagalan mencapai target, Richard Mainaky, pelatih ganda campuran, memberikan evaluasinya. Seperti diketahui, capaian terbaik sektor ini dipersembahkan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Mereka melaju hingga perempat final sebelum akhirnya kalah dari pasangan Inggris, Chis Adcock/Gabrielle Adcock.
"Persiapan Tontowi/Liliyana belum seratus persen. Karena Tontowi baru pulih dari gejala tifus dan Liliyana baru pulih dari cedera lutut. Kalau persiapannya ditambah seminggu lagi, mereka bisa juara. Seharusnya seperti itu, persiapan bagus, maka hasilnya pun akan bagus. Seperti saat Olimpiade, dua bulan penuh mereka fokus," beber Richard seperti dilansir Badmintonindonesia.org.
"Meski begitu, dilihat dari perjuangan Tontowi/Liliyana saya cukup bangga. Dengan persiapan yang minim, mereka saya lihat telah berjuang maksimal,” imbuhnya.
Richard sebenarnya menaruh harapan besar kepada Praveen Jordan/Debby Susanto. Mereka semula diharapkan bisa mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. Namun, Praveen/Debby justru sudah tersingkir sejak babak pertama. Mereka kalah dari pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.
Tiga pasangan ganda campuran lainnya juga harus terhenti di babak pertama. Mereka adalah Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia, Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, dan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti. Ini menjadi catatan bagi Richard.
"Untuk Hafiz/Shela mereka menunjukkan perkembangan yang baik. Mungkin hanya Ronald/Melati yang penampilannya tidak sesuai harapan. Sementara itu, Eko/Annisa sudah lumayan," pungkas Richard. (epr/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
