
Ilustrasi
JawaPos.com – Pepatah, karena mulut, badan binasa pantas dialamatkan kepada Kamaruddin (30), warga Kecamatan Mariowaru, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel). Akibat menantang berkelahi sekelompok warga di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Kamaruddin tewas dibantai, Sabtu (11/3).
Peristiwa berdarah itu bermula saat Kamaruddin mendatangi sekelompok warga yang sedang menyelenggarakan persiapan pernikahan. Tanpa sebab yang jelas, Kamaruddin langsung menantang para warga. Bahkan korban menghunus badik dan mencoba menikam dua orang warga yang berada di lokasi.
Melihat kondisi tersebut, Sarafah beserta warga yang lain membela temannya dan menyerang Kamaruddin. Penganiyaan dengan menggunakan balok kayu dan parang mengakibatkan korban menderita luka serius pasa sekujur tubuh.
Dilansir dari pojoksulsel.com (Jawa Pos Group), akibat luka di sekujur tubuhnya, Kamaruddin meninggal di tempat. Menurut seorang warga, Kamaruddin sering berbuat keonaran.
Untuk menghindari meluasnya dan berlanjutnya tindakan warga, pihak kepolisian langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah serta tokoh masyarakat.
Unit Resmob Polres Bone pun telah mengamankan Sarafah bersama 18 warga lainnya untuk dimintai keterangan. Barang bukti berupa batu, balok kayu serta parang juga telah diamankan polisi.(pjk/sad/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
