Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Maret 2017 | 05.09 WIB

Mau DPR Bersih Korupsi? Mantan Ketuanya Kasih Panduan, Begini...  

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Ada cara untuk membuat parlemen bersih dari praktik korupsi. Mantan Ketua DPR Marzuki Alie dengan enteng hanya mengatakan jangan memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada para anggota legislatif.


"Jangan berikan sesuatu kepada DPR. Jangan dikasih sesuatu," ujarnya pada sebuah diskusi bertajuk 'Samber Gledek e-KTP, di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (11/3).


Namun, kata Marzuki, sejatinya kunci untuk membersihkan praktik korupsi di DPR ada di tangan pemerintah. Dia lantas meminta agar pemerintah tidak meminta tambahan anggaran kepada DPR di dalam APBN. 


Sebagaimana diketahui, undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) satu-satunya produk legislasi yang diusulkan pemerintah. DPR tidak bisa menyusun atau merubahnya.


DPR, lanjut Marzuki, hanya menyetujui rancangan undang-undang tentang anggaran tersebut. "Kuncinya di pemerintah. Karena tender lemerintah, yang ngambil uang dari pemerintah, yang bagi uang juga pemerintah. DPR nggak bisa apa-apa kalau pemerintah nggak lakuin," tuturnya.


Imbauannya ini katanya sudah disampaikan kepada pemerintah berkali-kali. Namun tetap saja oknum di pejabat pemerintahan melobi DPR lantaran dipengaruhi investor. Ya, terjadinya korupsi berada dipusara tiga pihak. Yakni, pengusaha, pemerintah dan DPR.


Pada prosesnya, pengusaha mengusulkan proyek dan diajukan ke pemerintah. Lalu, pemerintahlah yang melobi DPR. "Pemerintah mengatur tender untuk memenangkan investor tadi. Kuncinya perbaikan pemerintah jangan ada cawe-cawe," tegas Marzuki.


Karena itu dia berpesan kepada Presiden Joko Widodo untuk mengimbau menteri maupun pembantunya di pemerintahan tidak berupaya menggoda DPR. "Makanya kalau kita mau baik, pesan saya kepada Pak Presiden, perintahkan ke menteri nggak usah lobi anggaran kepada DPR. Nggak usah dikasih orang DPR, dijamin DPR bersih," pungkas mantan sekretaris jenderal Partai Demokrat itu. (dna/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore