Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Maret 2017 | 17.44 WIB

Alasan Sopir Angkot Nekat Tabrak 3 Driver Ojek Online

Kapolres Metropolitan Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengintrogasi sopir angkut yang menabrak tiga driver GrabBike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang. - Image

Kapolres Metropolitan Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengintrogasi sopir angkut yang menabrak tiga driver GrabBike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.

JawaPos.com – Petugas Polres Metro Tangerang berhasil Subhan Efendi, sopir angkot yang menabrak tiga driver GrabBike di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Rabu (08/03) lalu. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiaannya di Jalan Cigutul, Cibarusah Jonggol, Kota Bekasi pada Kamis malam (09/03).

Kapolrestro Tangerang, Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, sopir tembak angkot R03A Jurusan Pasar Anyar-Serpong terancam hukuman seumur hidup karena pelaku sudah merencanakan sejak aksi demo  para sopir yang menuntut ojek online dilarang masuk ke Kota Tangerang.

Pasalnya, pelaku langsung menabrak tiga driver GrabBike, yaitu Ichayatul Jamil, 41, Fanny Januar, 27, dan Muhammad Mukhtar, 35, korban sedang berjalan di jalur kiri. Akibat tabrakan tersebut, ketiga korban mengalami luka berat dan terpaksa menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal Primer 53 jo 340 Subsider 53 jo 338 lebih subsider 351 ayat 2 KUHP tentang percobaan pembunuhan berencana. Ancaman hukumanya seumur hidup,” kata mantan Kapolresta Depot ini.

Motif pelaku berani menabrak ketiga korban, kata Harry, karena dendam kepada pengemudi ojek online yang dianggap mengurangi pendapatan para sopir. Dan juga penyiapan kendaraan yang dipinjam pelaku dari pemilik angkot untuk menjalankan niatannya tersebut.

”Ini bukti kuat yang membuat kami berani menjatuhkan hukuman berat kepada pelaku. Itu semua diakui Subhan atas dasar kemauan sendiri dan secara sadar dilakukan. Memang dendamnya bukan karena urusan pribadi tetapi lebih kepada urusan pendapatan. Pelaku memang sudah mempersiapkan kendaraan itu untuk menabrak pengemudi ojek online yang akan dia temui di jalan raya,” paparnya.

Sementara itu, Subhan mengakui, jika dirinya memang sudah kesal dengan keberadaan para ojek online yang kerap merebut para penumpang angkot. Akibatnya, pendapatan sopir angkot terus berkurang. ”Pendapatan sopir angkot drastis berkurang semanjak ojek online beroperasi di Tangerang, ”ujarnya. (cok/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore