Kamis, 24 Aug 2017
Music & Movie

Membaca Peluang Yupi, Zara, dan Aya di Pemilu JKT48 

| editor : 

Cindy Yuvia

Cindy Yuvia (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

JawaPos.com - Ajang Senbatsu Sousenkyo (SSK) atau pemilihan member untuk single ke-17 JKT48 sudah dimulai. Sejak Rabu (8/3), proses kampanye yang dilakukan para gadis lincah supaya dipilih penggemar resmi dimulai. Cindy Yuvia yang pada SSK 2016 berada di posisi empat mengaku sangat degdegan dengan "pemilu" tahun ini.

Member yang akrab disapa Yupi itu memang disebut-sebut punya peluang besar untuk menjadi terfavorit. Apalagi, member yang berada di atasnya saat SSK 2016 sudah lulus dari JKT48. Yakni, Jessica Veranda di peringkat pertama, lalu Ghaida Farisya di urutan kedua, dan Haruka Nakagawa yang finis ketiga.

Kalau Yupi bisa menjaga kepercayaan penggemarnya, bukan tidak mungkin perolehan suaranya meningkat. Itulah kenapa, dia akan berusaha supaya lebih terlihat lagi di mata penggemar. "Tahun lalu memang di posisi empat. Tapi, kalau ditanya soal itu (peluang), jujur degdegan," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika penggemar masih memberinya kesempatan, dia tidak akan menyianyiakan itu. Meski demikian, apapun hasilnya nanti tetap diterima. "Yang penting, itu semua terbaik buat JKT48 dan aku. Jadi, tetap berusaha aja," imbuhnya.

Di SSK, Yupi tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejak awal keikutsertaannya pada SSK 2014 untuk single ke-6, dia sudah mencuri perhatian. Bersama Vienny, Yona, Tata, dan Hanna, Yupi menjadi wakil dari Tim KIII. Saat itu, dia finis di urutan ke 12 dengan perolehan 6.669 suara.

Adhisty Zara

Adhisty Zara (Dhimas Ginanjar/Jawa Pos)

Setahun kemudian, tepatnya pada pemilihan member untuk single ke-10 di 2015, peringkat gadis yang berulang tahun tiap 14 Januari itu meningkat. Dia berhasil menyelesaikan SSK edisi 2015 dengan 14.919 suara yang membuatnya finis di urutan sembilan.

Tahun lalu, saat SSK digunakan untuk mencari penyanyi single Hanya Lihat Ke Depan, peringkat Yupi naik lagi. Dia mendapat 27.008 suara dan menempati posisi empat. "Aku akan berusaha supaya lebih terlihat dan nggak menyianyiakan kesempatan itu," tuturnya.

Sementara, pemilihan member untuk single ke-17 menjadi debut bagi generasi lima JKT48 untuk bisa dipilih langsung oleh penggemar. Oleh sebab itu, Adhisty Zara dan Nurhayati (Aya) yang mendapat kehormatan untuk membawakan single Luar Biasa dan So Long!  tidak mau membuang kesempatan berharga itu. 

"Aku makin semangat lagi supaya fans ngeliat kalau aku nggak main-main di sini," jelasnya.

Aya juga demikian, dia ingin berusaha lebih keras supaya mendapat hasil positif di pemilihan tahun ini. Lantaran ajang pemilihan ini jadi pengalaman pertamanya, dia sempat bingung harus seperti apa menghadapi SSK. Sebelum pembuatan video musik So Long! di Jepang, dia sempat diberitahu senior soal ajang tahunan itu.

"Kamu harus promosiin diri dengan cara yang baik. Kamu nggak boleh ngomong seperti itu, harus diperhalus," ucapnya menirukan perkataan salah satu senior di JKT48.

Ikut menyanyikan dua single berturut tentu memberi dampak positif tersendiri bagi Zara dan Aya. Nah, apakah penggemar mereka telah bertambah signifikan dan membuat keduanya meraih posisi 1-16 dalam pemilihan nanti? Atau keduanya hanya masuk ke undergirls karena mendapat urutan 17-32 dalam pemilihan?.

Penggemar memiliki waktu dari Rabu (8/3) sampai 20 April untuk menentukan dan mendukung member favoritnya. Di pemilihan kali ini, suara bisa diberikan melalui pembelian CD maupun music download card single So Long!. Lantas, nomor seri di album JKT48 The Greatest Hits, menonton pertunjukan di Teater JKT48, atau menjadi official fans club (OFC).

Sekadar informasi, Senbatsu Sousenkyo JKT48 merupakan ajang tahunan yang dimulai sejak 2014. Penggemar menentukan siapa yang menyanyikan single terbaru grup idola itu dengan cara memberikan suara. Biasanya, tim terpilih merupakan pilihan dari manajemen. Mirip dengan pemilu, dalam prosesnya para member harus berkampanye untuk mendapatkan dukungan penggemar. (dim)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia