
SAYONARA: Jessica Veranda saat menyampaikan kelulusannya dari JKT48 pada Sabtu (4/3) malam. Dia mengaku sudah lama memikirkan untuk lulus dari grup idola itu.
JawaPos.com – Grup idola JKT48 kembali ditinggal member favorit. Pada Sabtu (4/3) malam saat handshake festival single Luar Biasa di Kuningan City, Jessica Veranda mengumumkan kelulusannya. Alasannya, dia ingin lebih mengembangkan potensinya dengan mencoba hal yang baru.
Keputusan mengejutkan itu dia sampaikan saat mini konser yang digelar sebagai pamungkas handshake festival akan berakhir. Tepatnya, usai manajemen mengumumkan promosinya Yuriva dan Lintang ke Tim J, serta Citra dari trainee ke Tim T. Ve yang diberi kesempatan berbicara, mengumumkan kelulusannya.
’’Selama di JKT48, aku belajar dan mendapatkan banyak hal. Dapat pengalaman, dapat banyak cinta, dan banyak inspirasi dari kalian. Karena itu, aku ingin meneruskan cinta dan inspirasi itu ke dunia yang lebih luas. Mohon pengertiannya,’’ terang gadis cantik itu.
Usai mengumumkan kelulusannya, sebanyak 16 member yakni Veranda (center), Melody, Nabilah, Shania, Ayana, Kinal, Beby, Vienny, Vanka, Yupi, Shani, Chikarina, Michelle, Zara, Devi dan Aya membawakan single terbaru berjudul So Long. Lagu itu didedikasikan untuk kelulusan Veranda.
Saat press conference, Veranda mengaku sudah lama memikirkan untuk lulus dari JKT48. Tapi, kebetulan baru mendapat persetujuan manajemen saat ini dan dekat dengan momen senbatsu sousenkyo (semacam pemilu di JKT48 untuk memilih penyanyi di single baru, Red). ’’Aku sebenarnya nggak mikir sampai sousenkyo,’’ terangnya.
Senbatsu Sousenkyo 2017 sendiri sudah diumumkan mulai berjalan pada 8 Maret ini. Dia memastikan tidak bisa dipilih oleh penggemar karena memutuskan tidak ikut. Alasannya, ingin memberi kesempatan member lainnya.
’’Ini (So Long, Red) lagu terakhir aku. Ini jawaban sejujur-jujurnya. Sempat ditanyain juga, mau ikut Senbatsu Sousenkyo nggak. Setelah aku pikir lagi dengan keras, aku putuskan nggak usah ikut,’’ jelasnya.
Dia tidak ingin tahun terakhirnya bersama JKT48 membuat kesempatan member lain untuk masuk 16 besar jadi makin kecil. Apalagi, masih ada teman-teman dari generasi satu yang kesulitan untuk masuk senbatsu bahkan undergirls (urutan voting 17-32, Red).
’’Mungkin, dengan keluarnya aku bisa membuat mereka ngerasain bagimana sih rasanya masuk senbatsu. Bisa jadi, ini jalan yang baik juga,’’ ucapnya.
Posisi Veranda dalam senbatsu sousenkyo memang cemerlang. Sejak pemilihan dilakukan mulai diberlakukan pada 2014, dia sudah mendapat suara tinggi. Saat itu, dia meraih posisi kedua dengan 13.285 suara. Setelah itu, di ajang tahunan tersebut dia berhasil menjadi member terfavorit dengan meraih 22.404 suara pada 2015 dan 42.005 suara di 2016.
Untuk rencana ke depan, dia belum mau berbagi. Ve memilih untuk menjalani semuanya terlebih dahulu seperti ini. Apalagi, sebelum ada upacara kelulusan, dia masih berstatus sebagai member JKT48. ’’Mau fokus pada momen-momen terakhir bersama member lain,’’ terang anggota Tim J itu.
Sementara, Kapten Tim J Shania Junianatha menambahkan kalau keputusan Veranda untuk lulus sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Terutama, saat tim yang dipilih untuk membawakan single ke-16 yaitu So Long akan syuting video di Jepang. ’’Yang tahu judul single dan lagu itu untuk Kak Ve itu kami saja,’’ katanya.
Saat diberi tahu itu single terakhir Veranda, member lain sangat kaget. Itulah kenapa, suasana sedih benar-benar terasa saat proses pengambilan gambar berlangsung. Meski sudah tahu Veranda bakal menyampaikan kelulusan, tetap saja menyedihkan. ’’Pas diumumin langsung, tetap bikin sedih. Beda rasanya,’’ terangnya.
Itulah kenapa, beberapa member yang membawakan lagu So Long di atas panggung tetap tidak bisa menyembunyikan air mata. (dim)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
