
Ilustrasi
JawaPos.com - Peristiwa berdarah terjadi di kawasan tambang. Seorang penambang emas, Mustofa (36) dibacok hingga tewas oleh orang tak kenal (OTK), di jalan raya,Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, Rabu (1/3) sekira pukul 14.30 WIT.
Warga Jepara, Provinsi Jawa Tengah ini, pertama kali ditemukan tergeletak di jalan oleh buruh angkut, yang biasa disebut Kijang. Saat ditemukan, terdapat luka robek di perutnya.
Wakapolres Buru Komisaris Polisi (Kompol) Irvan Reza mengatakan, saat Kijang melihat keadaan Musatofa terbaring dengan perut terbelah, ia kemudian menyampaikan kepada teman korban, Kasrun. Kasrul dan Rizal pun pergi ke TKP. Jarak antara rumah warga dan TKP sekitar 1 kilo meter.
“Melihat Kasrul dan Rizal, korban merintih dan meminta tolong untuk dilarikan ke Puskemas terdekat, guna dilakukan pengobatan,” kata mantan Kabag Ops Polres Buru ini sebagaimana dilansir dari Rakyat Maluku (Jawa Pos Group).
Sayang, lanjut Irvan Reza, sebelum sampai di Puskesmas Waekasar, ternyata hasil pemeriksaan matri, Mustofa sudah meninggal dunia. Mengetahui teman mereka tewas, keduannya kemudian berkomunikasi dengan keluarga korban di Jepara. Keluarga pun meminta agar korban segera dikebumikan di Buru.
“Korban teweas dalam perjalan menuju Puskesmas. Luka perut cukup serius, di mana keluar usus. Karena darah begitu banyak keluar, sehingga nyawanya tak tertolong. Sudah dimakamkan tadi di Waeapo atas permintaan keluaraganya di Jepara,” jelasnya. Kasus pembacokkan ini, tambah dia, sementara dalam penyelidikan aparat kepolisian Buru.
“Kasat Reskrim dan Kapolsek Waeapo, dari kejadian itu langsung turun ke TKP, dan melakukan olah TKP sekaligu menyelidiki kejadian ini. Sejauh ini baru tida orang di periksa. Kami juga minta warga untuk membantu dalam mengungkapkan pelaku pembunuhan ini,” harapnya.
(aan/sad/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
