
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud
JawaPos.com - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Alsaud diyakini perputaran uang selama delegasi Saudi tinggal di Jakarta, diprediksi akan sangat tinggi. Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASISTA) Asnawi Bahar kedatangan Raja Salman diyakininya akan membawa dampak besar bagi iklim pariwisata Indonesia.
"Dampaknya pasti sangat besar. Dengan jumlah rombongan begitu banyak dan ada agenda berlibur, Kerajaan Arab Saudi pasti merogoh kocek yang tidak sedikit. Dan nominalnya kan dibawa ke Indonesia. Langsung menyentuh pelaku usaha dan masyarakat," ujar Asnawi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (1/3).
Menurut Asnawi, sebelum tiba di Jakarta saja sudah banyak uang yang disebar untuk menyokong kebutuhan 1500 delegasi Arab Saudi tersebut. "Seperti tiga hotel di Kuningan sudah dibooking. Jumlah kamarnya 800 lebih. Silakan kalkulasi berapa banyak uang yang masuk ke Jakarta? Cleaning service, satpam, tenaga kebersihan, guide, semua kebagian rezeki," ungkap Asnawi.
Hitungan pastinya menurut Asnawi memang belum bisa dihitung. Tapi gambaran garis besar sudah bisa diprediksi. Seperti menginap di Jakarta minimal Rp 16 miliar per hari yang dikeluarkan Kerajaan Saudi.
"Taruhlah tarif menginap per malamnya Rp 20 juta per malam. Kamar yang disewa 800. Hasilnya dikalikan tiga hari, sudah Rp 48 miliar uang yang beredar hanya untuk sewa hotel," katanya.
Anggaran tersebut, juga belum termasuk belanja di pusat perbelanjaan di ibu kota. Dan angkanya kemungkinan masih jauh di bawah sebenarnya, diperkirakan bisa ratusan miliar. Sebab, ada kemungkinan rombongan menggunakan satu kamar per orang, bukan satu kamar untuk berdua.
"Hitungan sewa satu hotel full juga biasanya lebih mahal. Belum lagi sewa kamar Raja Salman yang jumlahnya diprediksi menembus ratusan juta rupiah per malam," ungkapnya.
Kemudian untuk anggaran transportasi, tutur Asnawi juga terbilang fantastis. Rombongan Arab Saudi punya gaya tersendiri dalam melakukan kunjungan ke luar negeri. Mereka akan menyewa mobil mewah untuk seluruh delegasi. Seperti aktivitas delegasi Saudi saat menyambangi Washington DC. Rombongan Kerajaan Arab Saudi menyewa 400 mobil Mercedez Benz. Hal serupa juga kembali dilakukan saat Raja Salman berkunjung ke Prancis.
"Kalau itu kembali dilakukan di Jakarta apa nggak hebat dampaknya? Pengusaha, driver, SPBU, semuanya ikut kebagian rezeki. Multiplier effectnya dahsyat," tambah pria asal Sumatera Barat itu.
Gaya hidup Kerajaan Arab Saudi ungkap Asnawi memang sangat mewah. Dalam menyewa Mercedez Benz akan ada Rp 8 miliar per hari yang dihabiskan hanya untuk sewa mobil. Asumsinya, sewa kendaraan mobil mewah tersebut adalah Rp 20 juta per hari. "Kalikan saja 400 mobil, anggaran yang dihabiskan bisa tembus Rp 8 miliar per hari," ungkap Asnawi.
Sementara dari biaya konsumsi menurut Asnawi di Jakarta saja, harga makan yang dipatok restoran hotel bintang lima berkisar di angka Rp 250 ribu per pax. Jadi bila dikalikan 1.500 rombongan dari kerajaan Arab Saudi selama 3 hari di Jakarta, totalnya bisa mencapai Rp 2 miliar lebih.(cr2/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
