
Terduga Teroris Serang Polisi dan Bakar Kantor Keluarahan di Bandung
JawaPos.com – Sebelum dinyatakan meninggal dunia tersangka teror bom di Bandung meminta pihak kepolisian membebaskan rekannya yang sudah terlebih dulu ditangkap oleh Densus 88. Hal itu menimbulkan teka teki baru. Pasalnya, keterangan tersangka tewas sebelum memberi informasi lengkap.
“Tersangka meminta untuk membebaskan temannya yang ditangkap dan ditahan Desus,” ucap Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan.
Polisi berhasil menangkap tersangka bom yang terjadi di Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo Kota Bandung Senin (27/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Tersangka dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB. Saat akan ditangkap pelaku sempat melakukan baku tembak dengan pihak kepolisian.
Usai kejadian tersangka mencoba bersembunyi di Kelurahan Arjuna yang terletak 100 meter dari Taman Pandawa. Dari keterangan yang ada, pihak kepolisian sempat melakukan peringatan dengan gas air mata. Namun tersangka tidak menghiraukan sehingga polisi menembak mati. “Ledakan terjadi sebanyak dua kali,” jelasnya.
Saat lari ke kantor kelurahan Arjuna, pihak kelurahan sempat berhamburan keluar karena takut dengan senjata yang dibawa tersangka.
Tersangka diduga melakukan ledakan dengan bom panci yang berisi paku-paku yang ada. Bahkan, paku tersebut sempat terpental hingga 30 meter dari lokasi. Beruntung saat kejadian jalan sedang dalam keadaan kosong sehingga pentalan paku tidak mengenai warga.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” katanya. Hingga kini, kepolisian masih terus lakukan penyelidikan dalam kasus teror bom tersebut. (ana/pj/yuz/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
