
Ilustrasi
JawaPos.com- Gara-gara nekat mencuri dua monitor komputer, kini M. Giyono, 31, harus mendekam di sel tahanan Polsek Sukorejo, Pasuruan. Warga Dusun Wareng, Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, tersebut dibekuk Sabtu (25/2) pukul 03.30 atau menjelang subuh.
Dia dibekuk anggota Buser Polsek Sukorejo setelah membobol kantor Balai Benih dan Bibit Pemprov Jatim di sebelah barat jalan nasional jurusan Malang–Surabaya. Tepatnya di Dusun Lebaksari, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.
Ceritanya, pagi itu anggota Buser Polsek Sukorejo sedang berpatroli di wilayah perbatasan dengan menggunakan mobil pikap patroli. Di tengah jalan, pelaku menghentikan mobil petugas untuk menumpang. Petugas pun langsung berhenti dan mendatangi pelaku. Karena mencurigakan, petugas memeriksa pelaku yang saat itu membawa sebuah karung.
Saat itulah, petugas mendapati dua monitor komputer di karung tersebut. Bahkan, terungkap dari keterangan pelaku, monitor itu baru dicurinya di kantor Balai Benih dan Bibit Pemprov Jatim. Petugas lantas mengamankan pelaku ke Mapolsek Sukorejo untuk dimintai keterangan.
”Pelaku tak tahu bahwa kami petugas. Dia mencegat pikap kami. Kami pun berhenti dan mendatanginya. Karena barang bawaannya mencurigakan, kami periksa. Ternyata yang dibawa barang curian,” jelas Aiptu Hariyanto, anggota Buser Polsek Sukorejo.
Tidak hanya mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, satu obeng, satu karung, dan dua monitor komputer.
”Guna pengembangan penyidikan, pelaku dikirim ke mapolres. Kasusnya ditangani Satreskrim Polres Pasuruan,” katanya.
Ditemui koran ini di Mapolsek Sukorejo, pelaku mengaku menyesal. Dia menyatakan beraksi seorang diri.
”Tidak ada orang lain, saya sendiri yang melakukannya. Pagi itu mau pulang ke rumah saat mencegat pikap di tepi jalan. Saya pikir pikap warga umum, ternyata polisi,” ujarnya polos.
Untuk membobol kantor milik Dinas Pertanian Pemprov Jatim, pelaku masuk dengan cara melompati pagar. Setelah itu, dia mencukil jendela dengan obeng.
Begitu sampai di dalam kantor, pelaku langsung mengambil dua monitor lengkap dengan kabelnya. Monitor tersebut lantas dimasukkan ke karung yang sudah disiapkan.
Dia lantas keluar kantor melalui jalan yang sama. Sampai di luar, pelaku yang jalan kaki itu menyeberang jalan. Dia lantas mencegat pikap untuk pulang. Sayang, pelaku justru tertangkap. ”Ini sudah apesnya saya. Jadi, saya siap menerima risikonya,” tuturnya. (zal/hn/c21/ano)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
