Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Februari 2017 | 17.40 WIB

Selfi Berujung Maut: Dua Siswi SD Tewas Mengenaskan...

Korban yang tewas terhempas kereta api di kilometer 238-239 Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, dievakuuasi ke RSUD Gunung Jati, Minggu (26/2) siang. - Image

Korban yang tewas terhempas kereta api di kilometer 238-239 Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, dievakuuasi ke RSUD Gunung Jati, Minggu (26/2) siang.

JawaPos.com – Kecelakaan maut menimpa tiga siswi SDN 1 Karangasem, Kecamatan Karangsembung, Minggu (26/2) siang. Dua bocah meninggal dunia dan satu lainnya mengalami patah tulang. Mereka tertabrak kereta barang saat bermain disekitar rel KA.

Data yang berhasil dihimpun Radar Cirebon (Jawa Pos Group), saat itu lima anak sedang bermain di sekitar Rel KA di KM 239+3 antara Stasiun Sindaglaut–Ciledug. Saking asyiknya bermain sambil berswafoto, kelima korban diduga tidak mengetahui saat ada kereta barang KA BH 881  yang datang dari arah Arjawinangun menuju Solo.

Petaka pun tak terhindarkan, dua bocah yang berada paling dekat dengan rel KA tewas dengan kondisi mengenaskan, satu ditemukan dengan tubuh remuk disamping rel KA , satu lainnya tertabrak hingga terlempar ke saluran irigasi dan baru ditemukan 1,5 Km dari TKP.

Dua rekan korban lainnya selamat karena berada agak jauh dengan korban dan hanya mengalami trauma karena melihat teman-temannya tewas tertabrak kereta.

Kedua bocah tewas tersebut yakni Lilik (12) gadis cilik ini yang terlempar ke saluran irigasi dan baru ditemukan setelah dilakukan pencarian. Korban selanjutnya Dede (12) juga ditemukan dalam kondisi tewas dengan kondisi tubuh hancur disamping rel KA.

Sementara Alia (13) mengalami luka patah tulang dibagian tangan kiri, akibat terhembus angin KA, korban pada awal kejadian dbawa ke RSUD Waled namun dambil oleh keluarga ke pengobatan alternatif patah tulang.

Kepala Humas PT KAI Daop III Cirebon, Krisbiyantoro saat dihubungi membenarkan peristwia tersbeut. Menurutnya setelah ada informasi dari masinis kereta barang, jajaran PAM KAI langsung mendatangi TKP. “Saat itu satu korban jatuh ke saluran irigasi dan sempat dilakukan pencarian hingga ditemukan 1,5 Km dari TKP, 2 anak meninggal dunia dan satu luka, dua lainnya tidak mengalami luka,” ujarnya.

Dikatakannya, pra korban meninggal kemudian dilarikan ke kamar mayat RSUD Gunung Jati. Dia menghimbau masyarakat atau anak-anak selalu waspada dan berhati-hati saat berada disekitar rel kereta api untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk  keluarga korban kami mengucapkan belasungkawa dan untuk  masyarakat lainnya agar selalu berhati-hati saat bereda disekitar rel kereta api,” imbuhnya. (dri/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore