
Kepala Seksi Perlindungan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, berbincang saat menelusuri kediaman Nurhalimah warga Jayakerta yang menjadi korban perdagangan manusia.
JawaPo.com - Tim Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenarketrans) menyambangi Kecamatan Jakayerka, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin kemarin (20/2). Mereka datang buat mengorek informasi seputar Nurhalimah. Perempuan berusia 35 tahun itu merupakan satu dari 30 TKW yang keberangakatannya digagalkan oleh Direktorat Jendral Imigrasi Bandara Soekarno Hatta.
Kepala Seksi Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Asrian mengatakan, berdasarkan keputusan mentri (Kepmen) nomer 260, ada 19 negara yang ditutup untuk TKI sektor domestik salah satunya adalah Arab Saudi.
"Untuk itu, pemerintah tidak mengijinkannya berangkat. Terlebih ada laporan dari Dirjen imigrasi. Maka kami telusuri dan menemukan alamat di Desa Jayakerta ini," katanya sebagaimana dilansir Karawang Bekasi Ekspres (Jawa Pos Grup), kemarin (21/2).
Dijelaskan Asrian, pihaknya datang untuk memastikan agar Nurhalimah tidak menjadi korban tindak perdagangan orang. Nurhalimah sendiri dalam posisi masih di Indonesia hendak berangkat ke Saudi Arabia, ketika di bandara imigrasi melakukan pencekalan dan paspornya ditahan.
“Kita telusuri siapa penyalurnya, sponsornya, jangan sampai Nurhalimah ini menjadi korban, karena kita tahu bahwa Permen itu sudah berlaku, kita menyampaikan kepada pihak keluarga atau kepala desa atau RW bahwa siapun yang hendak berangkat ke Timur Tengah sudah tidak boleh lagi, sekaligus mensosialisasikan agar hal ini tidak terjadi lagi,” tuturnya.
Ading, salah satu keluarga dari Nurhalimah mengatakan, pihak keluarga mengaku tidak tahu menahu tentang apa yang terjadi pada kakanya tersebut, ia mengungkapkan, siapa yang menjadi penyalurpun pihak keluarga tak mengetahuinya. "Kalau kata tetangga sponsornya haji Marhom,” ujar Ading.
Ia menambahkan, semenjak kakanya berangkat tepatnya pada Minggu lalu, hingga saat ini belum kembali ke rumah. “Dari waktu pergi hingga saat ini belum pulang, nomor handphonenya saya tidak tahu,” ujarnya.(gie/naz/kbe/mam/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
