
ULAH SIAPA?: Hutan bakau di kawasan pamurbaya ditebangi. Pelaku diduga ingin mengavling lahan tersebut untuk kepentingan bisnis.
JawaPos.com – Para anggota DPRD Surabaya tidak menyangka bahwa lahan konservasi di pamurbaya sudah dihuni ratusan rumah. Karena itu, para legislator tersebut akan memanggil semua pihak yang terkait dengan masalah itu. Terutama lurah, camat, dan para pengembang yang memperjualbelikan lahan konservasi
”Masak camat dan lurah tidak tahu. Kalau tidak segera dipanggil, tambah parah itu,” ujar Ketua Komisi A DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto. Dia mempersilakan warga yang merasa dirugikan pengembang atau pemkot untuk mengadu.
Dia menilai pengawasan di kawasan pamurbaya sangat minim. Jika pihak kelurahan dan kecamatan tidak bisa melakukan pengawasan, perlu dibuat satgas area lindung. Tugasnya menyisir, mengawasi, dan melaporkan pelanggaran. Selama satgas belum terbentuk, tugas pengawasan seharusnya dibebankan kepada petugas satpol PP. ”Tahun lalu mereka mengajukan anggaran untuk perahu karet. Katanya sih digunakan untuk pengawasan area konservasi,” jelas ibu anak tiga tersebut.
Sesuai aturan, peruntukan area konservasi tidak akan bisa berubah. Penerbitan IMB tidak akan dikeluarkan pemkot. Kecuali atas persetujuan DPRD dan pemkot dengan mengubah Perda Nomor 3 Tahun 2007 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Surabaya 2010–2030.
Anggota Komisi C Vinsensius menambahkan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam kasus tersebut. Pertama, pemkot harus menegakkan perda. Bangunan yang tidak sesuai peruntukkan harus dibongkar. Pemkot harus segera membebaskan lahan warga agar penetapan kawasan konservasi fair. ”Yang terakhir, lurah dan camat jangan dimutasi kalau terbukti bermasalah. Langsung copot saja,” tegasnya. Dia percaya bahwa lurah dan camat yang bermasalah bakal membawa masalah di daerah lain jika dipindah.
Dia meminta ada batas yang jelas di lahan konservasi. Paling tidak, ada patok penanda yang membedakan mana kawasan permukiman dan mana ruang terbuka hijau. ”Kalau dipagar, kan tidak mungkin. Jadi, penanda itu penting,” sebutnya. (sal/c16/oni/sep/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
