
TINGGAL FOTO: Giovinna Khoharja menunjukkan aplikasi money detector karyanya.
JawaPos.com – Inovasi aplikatif muncul dari tangan Giovinna Khoharja. Mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra tersebut berhasil menciptakan aplikasi smartphone yang membantu penyandang tunanetra untuk membedakan nominal uang.
Gio mengatakan, selama ini aplikasi smartphone yang membantu penyandang tunanetra dalam berkomunikasi sudah ada. Namun, untuk mengenali nominal uang belum tersedia. Padahal, pengetahuan nominal uang bagi penyandang tunanetra tersebut sangat penting. Terutama saat melakukan transaksi keuangan. ’’Dengan keterbatasan mereka, bisa jadi ada beberapa oknum yang memanfaatkannya untuk berbuat jahat,’’ terangnya sambil menunjukkan aplikasi money detector.
Aplikasi money detector itu cukup mudah digunakan. Untuk mengetahui jenis uang yang dibawa, pengguna tinggal memfotonya. Tak sampai lima detik, handphone akan mengeluarkan suara jumlah nominal uang.
Suara handphone pada aplikasi money detector secara otomatis dapat memberikan informasi kepada pengguna jika uang tak terdeteksi. ’’Jadi, pengguna tinggal mendengarkan. Kalau tak terdeteksi, pengguna tinggal double tab untuk foto ulang,’’ terang mahasiswa teknik informatika itu.
Meski terlihat sederhana, akurasi kreasi perempuan 21 tahun tersebut sebesar 89,17 persen. Dengan akurasi itu, money detector mampu membaca uang dalam kondisi lecek hingga terkena coretan tinta.
Untuk membuat aplikasi tersebut, Gio membutuhkan waktu selama enam bulan. Proses yang cukup panjang itu digunakan untuk menguji ketepatan aplikasinya. Gio menggunakan pikseluntuk membaca karakter gambar pada uang. Setelah itu, baru ditentukan key point dan rotasinya. ’’Penentuan key point tersebut sangat penting ketika pengguna memfoto uang dengan berbagai gaya. Akurasinya tak akan hilang,’’ ujarnya. Untuk menentukan key point dan rotasi pada setiap nominal uang, lanjut dia, dibutuhkan 700 kali percobaan foto.
Gio berharap money detector selalu diperbarui. Di antaranya dengan meningkatkan akurasi aplikasi dan menambahkan komponen pendeteksi uang palsu agar nilai gunanya meningkat. (elo/c19/nda/sep/JPG)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
