
MANTAN SALES: Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto menunjukkan linggis yang digunakan tersangka untuk membuka gembok rumah korban.
JawaPos.com – Dendam lantaran tidak mendapatkan pinjaman, Soko Suwantoro nekat membobol rumah Sukriyanto. Bukan hanya itu, pelaku juga memeras korban sebagai syarat jika ingin barangnya dikembalikan.
Kejadian tersebut berawal pada Sabtu (11/2). Iwan –panggilan Soko Suwantoro– pergi ke rumah Sukriyanto yang juga difungsikan sebagai pegadaian di Jalan Petemon Barat No 230. Dia hendak meminjam uang Rp 1 juta. Namun, Sukriyanto menolaknya karena tidak kenal dan tidak ada jaminan. ’’Tersangka marah dan kesal dengan penolakan yang dilakukan korban,’’ ujar Kap Kompol Yulianto, Senin (20/2).
Penolakan itu membuat Iwan kesal. Dia kemudian berencana membobol rumah Sukriyanto. Dalam bayangannya, ada banyak barang gadai di rumah Sukri. ’’Iwan terus mengintai rumah korban, mempelajari keamanan rumah, hingga ada kesempatan,’’ tutur Yulianto.
Kesempatan itu datang Senin (13/2) pukul 09.30. Iwan mendapati rumah Sukri yang sepi. Saat itu korban pergi ke rumah saudaranya di daerah Wonokromo. Pelaku lantas mencongkel gembok dengan linggis. ’’Linggis didapat dari rumah orang tuanya di Jalan Petemon,’’ lanjut pria asal Madiun itu.
Pelaku pun mengobok-obok isi rumah Sukri. Dia menyikat delapan BPKB kendaraan roda dua dari lemari pakaian. ’’Pelaku mengacak-acak isi kamar karena yang dicarinya hanya uang,’’ tutur perwira dengan satu melati di pundak tersebut.
Iwan pun menemukan uang Rp 1,5 juta di bawah kasur. Juga, sebuah sertifikat tanah di daerah Mojokerto yang disimpan di map plastik biru. Pelaku lantas menuju rumah orang tuanya di Jalan Petemon IV No 196. ’’Dia menyimpan delapan BPKB di rumah orang tuanya, sedangkan sertifikat tanah disimpan di kontrakannya,’’ kata Yulianto. Uang Rp 1,5 juta dipakai untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.
Tampaknya, Iwan masih belum puas. Keesokan harinya dia mengirim short message service (SMS) kepada Sukri. Isinya: ’’Gelem nebus ta, timbangane ilang kabeh?’’. Sukri pun membalas SMS tersebut. Dia berharap barang-barangnya dikembalikan. ’’Ternyata, tersangka minta tebusan uang Rp 50 juta,’’ katanya.
Iwan meminta uangnya dibayarkan melalui rekening BCA 4681493560 atas nama Dian Prasetyo. Namun, Sukri hanya mentransfer Rp 200 ribu. Transferan itu diabaikan pelaku. Dia malah meminta tambahan Rp 800 ribu. ’’Baru setelah itu korban melapor kepada kami,’’ papar Yulianto.
Anggota Reskrim Polsek Sawahan pun segera berkoordinasi dengan pihak bank. Setelah mendapatkan alamatnya, Sabtu (18/2) sekitar pukul 22.00 Dian Prasetyo sebagai pemilik rekening diamankan. Dari hasil interogasi, rekening milik Dian diketahui pernah dipinjam Iwan. Alasannya untuk menerima transferan dari saudaranya.
Selanjutnya, Iwan diciduk di rumah kontrakannya. Pria yang hanya lulus SD itu tidak bisa mengelak ketika polisi mengkonfrontasikan dengan Dian. Iwan mengaku nekat karena baru saja dikeluarkan dari tempat kerjanya. Dia sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari. ’’Tidak punya pilihan lain, Mas. Apalagi setelah ditolak ngutang, saya langsung sakit hati,’’ ucap mantan sales obat-obatan itu. Polisi menjerat pelaku dengan pasal pencurian dengan pemberatan dan pemerasan. (aji/c15/fal/sep/JPG)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
