Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Februari 2017 | 06.30 WIB

Ceramahi Ratusan Legislator PKB, Cak Imin: Urus Perut Masyarakat! 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan di acara konsolidasi legislator se-BanteN, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. - Image

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan di acara konsolidasi legislator se-BanteN, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

JawaPos.com -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) harus menjadi motor perubahan ketika orang lain masih terjebak praktisme. 


Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Muhaimin Iskandar, wakil-wakil rakyat dari partainya harus siap menangkap perubahan yang nantinya akan bergeser alias dinamis.  


"DPRD PKB harus dapat menjadi motor perubahan. Biarkan saja partai lain memetik keuntungan dengan isu pertamanan yang disukai masyarakat saat ini," ujar dia saat membuka acara konsolidasi Anggota DPRD PKB se-Jawa Barat (Jabar), Banten dan Jakarta, Selasa (21/2).


Muhaimin meminta DPRD PKB lebih fokus mengurus perut masyarakat dan mensejahterakan masyarakat. Hal itu sesuai dengan tujuan partai ini didirikan. 


"Jangan terjebak pada isu yang pragmatis, ngurusi tanaman. Tapi lebih fokus ngurusin perut masyarakat dan kesejahteraan masyarakat," katanya.


Pria yang biasa dipanggil Cak Imin itu memberikan tiga kunci penting untuk meningkatkan dan membesarkan partai. 


Pertama, menyiapkan etape kecerdasan politik. Maksudnya, menciptakan bagaimana PKB diterima masyarakat pedesaan maupun perkotaan.


"Revolusi mental yang kini diperjuangkan pemerintah harus didukung agar tidak menjadi revolusi mental," katanya.


Kedua, kader PKB harus kreatif dan inovatif. Baik dalam melahirkan ide-ide maupun dalam merealisasikan ide-ide. 


"Kalau kita kurang kreatif, cari orang kreatif tersebut untuk bergabung, kalau tidak mau bayar kreatifitas mereka," katanya.


Ketiga, tetap menghàlalkan mujahadah. Sebab, mujahadah merupakan langkah memgasah spiritual horizontal maupun vertikal. 


"Mujahadah harus terus dijalankan, jangan sampai masjid diambil, mujahadah pun diambil," tandasnya.


Hadir dalam konsolidasi tersebut Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, Ketum DKN Garda Bangsa Cucun A Sjamsurijal, Ketua Fraksi DPR RI Hj Ida Fauziyah, Anggota Dewan Syuro DPP PKab KH Maman Imanulhaq,, Wakil Ketua Komisi IV Daniel Johan, Anggota Komisi IX DPR RI Hj Nihayah Wafiroh dan Marwan Dasopang.(mam/JPG)

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore