Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Februari 2017 | 04.59 WIB

Penting! Kenali 2 Macam Serangan Jantung

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP - Image

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP

JawaPos.com – Serangan jantung adalah kondisi di mana seseorang dengan tiba-tiba mengalami hambatan aliran darah ke otot jantung atau berkurang bahkan sampai berhenti pada daerah tertentu. Rasa nyeri muncul karena otot jantung kekurangan oksigen, sehingga memicu rasa nyeri.

Salah satu gejala awal Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah nyeri dada. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dr. Dafsah Arifa Juzar, Sp.JP menjelaskan serangan jantung ada dua macam yaitu total dan sebagian. Serangan jantung adalah kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung sehingga pasokan darah sangat berkurang ke bagian otot jantung.

“Serangan jantung ada dua macam yang aliran darahnya tersumbat total sampai tak ada aliran sama sekali, atau tersumbat sebagian,” katanya kepada JawaPos.com, Selasa (21/2).

Serangan Jantung Total

Kondisi di mana jantung tidak mendapat pasokan darah dan harus mendapatkan tindakan secepat mungkin sebelum otot jantungnya tak mendapat pasokan atau tak berfungsi. Usia muda, banyak terserang serangan jantung total.

Saat kondisi jantung tertutup total pada jam-jam pertama memberikan dampak komplikasi gangguan irama yang menyebabkan denyut jantug menjadi cepat. Kejadiannya cukup tinggi di 24 jam pertama dan pada jam-jam pertama serangan terjadi sehingga pembuluh darah tersumbat.

Hal itu yang menyebabkan saat orang menderita penyakit jantung harus dirawat. Sebab, pada 24 jam pertama berbagai kemungkinan tidak bisa diprediksi. Saat pasien dirawat di rumah sakit, maka akan ditangani dengan cepat.

“Itu yang membuat seringkali pasien meninggal mendadak. Karena kalau kejadian gangguan irama begitu cepat, cara mengatasinya hanya satu cara yaitu dengan kejut listrik. Dikasih listrik jantungnya, supaya iramanya kembali normal,” jelas Dafsah.

Serangan Jantung Sebagian

Serangan jantung sebagian keluhannya adalah nyeri dada. Selama otot jantungnya masih hidup, maka keluhan nyeri itu akan hilang. Nyeri dapat hilang jika alirannya diperbaiki atau ototnya sama sekali sudah tidak berfungsi (sudah tak ada sensasi atau otot mati). Dampak otot yang rusak menurunkan fungsi jantung memompa darah. (cr1/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore