Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Februari 2017 | 02.43 WIB

Jaringan Internet Sempat Mati, Siswa SMA/MA Matangkan Persiapan UNBK

BIAR LANCAR: Siswa SMA/MA menjalani simulasi UNBK Senin (20/2) di sekolah masing-masing. - Image

BIAR LANCAR: Siswa SMA/MA menjalani simulasi UNBK Senin (20/2) di sekolah masing-masing.

JawaPos.com – Simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) jenjang SMA/MA berjalan cukup lancar Senin (20/2). Namun, ada beberapa sekolah yang mengalami kendala jaringan. Meski demikian, para siswa tetap bisa mengerjakan soal-soal dalam simulasi UNBK itu dengan baik.


Di SMAN 3 Sidoarjo misalnya. Pada pelaksanaan simulasi pertama UNBK, terjadi masalah jaringan. Koneksi jaringan internet terbilang lama. Bahkan, sambungan internet sempat mati. Namun, masalah itu bisa teratasi dengan cepat. ”Memang sempat trouble jaringannya. Kami langsung memperbaiki,” katanya.


Meski begitu, seluruh siswa tetap mendapat jatah waktu pengerjaan soal UNBK secara utuh. Yakni, dua jam untuk setiap mata pelajaran (mapel). Simulasi dilaksanakan persis UNBK. ”Meski hanya simulasi, anak-anak juga mengerjakannya serius selama dua jam,” ungkapnya.


Siswa SMA dan MA juga menjalani simulasi UNBK untuk mata pelajaran (mapel) peminatan. Yakni, bahasa, IPA, dan IPS. Sebanyak 383 peserta mengerjakan ujian dengan lancar di masing-masing ruangan yang disusun seperti UNBK sebenarnya. ”Kami laksanakan tiga sesi seperti jadwal ujian nasional sebenarnya,” ujarnya.


Eko menyatakan, SMAN 3 Sidoarjo tahun ini baru pertama mengikuti UNBK. Tahun lalu seluruh siswa menjalani ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). Pihaknya mempersiapkan pelaksanaan UNBK dengan matang. ”Karena ini kali pertama. Jadi, simulasi pertama ini kami bikin benar-benar serius. Agar anak-anak juga terbiasa mengerjakan dengan komputer,” katanya.


Simulasi UNBK SMA dilaksanakan dua hari. Hari ini jadwal simulasi UNBK mapel bahasa Inggris. Eko menuturkan, pelaksanaannya meliputi tiga sesi. ”Untuk membiasakan anak-anak agar tidak terlambat, mereka kami minta datang satu jam sebelum simulasi dimulai,” ujar mantan kepala SMAN 1 Waru itu.


Selain simulasi, lanjut dia, pengayaan materi UNBK terus dilakukan. Setelah simulasi pertama selesai, pihaknya akan melakukan tryout untuk mapel yang tidak dijadikan simulasi UNBK. Tryout dilaksanakan pada 22–23 Februari. ”Karena sekolah kami baru kali pertama UNBK, kami ingin anak-anak benar-benar terbiasa mengerjakan soal berbasis komputer,” ujarnya.


Sementara itu, pelaksanaan simulasi UNBK di SMAN 1 Sidoarjo juga berjalan lancar. Sebanyak 349 peserta UNBK mengerjakan soal mapel pilihan tanpa ada kendala. ”Hari pertama simulasi UNBK, alhamdulillah lancar,” kata Zainul Fanani, wakil kepala SMAN 1 Sidoarjo.



Pelaksanaan UNBK bagi SMAN 1 Sidoarjo bukan hal baru. Sebab, sekolah favorit di Kota Delta itu pernah melaksanakan UNBK pada tahun lalu. Namun, persiapan fasilitas dan SDM tetap ditingkatkan. ”Kebutuhan komputer sudah 70 persen terpenuhi. Tapi, ada sebagian yang memang masih meminjam,” ujarnya. (ayu/c6/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore