Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Februari 2017 | 11.46 WIB

Kapolda Jabar Sebut Aksi 212 Kental Muatan Politisnya 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Polda Jabar meminta masyarakat tak ikut ambil bagian dalam aksi 2121 yang digelar hari ini (21/2). Sebab, aksi yang bakal digelar di depan Gedung DPR/MPR, itu dinilai kental bernuansa politik DKI. 


"Apalagi melihat perkembangan Pilkada DKI Jakarta yang memasuki putaran kedua, tentunya ini menyebabkan kondisi politik di DKI terus memanas.


Sebagai Kapolda saya mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk tidak ikut aksi 212," kata Anton usai menyambangi kantor Pimpinan Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Jawa Barat di Jalan Terusan Galunggung, Senin(20/2).


"Saya pikir masyarakat Jawa Barat sudah cerdas mana isu politik atau bukan. Kita sebagai warga Jawa Barat tidak usah ikut-ikut dalam politik DKI Jakarta. Silahkan urusi rumah tangga masing-masing," katanya.


Meski imbauan sudah dilakukan pada warganya, namun dia mengaku tidak menutup kemungkinan tetap ada yang bergerak ke Jakarta. Hanya saja dia meyakini itu tidak dengan jumlah massa yang besar.


"Penguatan personel sudah kita siapkan. Ada juga yang berangkat tapi hanya sedikit," tandasnya. 


Aksi 212 tersebut merupakan bentuk pengawalan terhadap sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang berstatus terdakwa. Adapun tuntutan dalam aksi dalam kali ini terkait dengan pencopotan Ahok sebagai Gubernur Jakarta, dan beberapa isu lainnya.(nif/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore