
Ilustrasi
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim terus mengusut perkara dugaan korupsi yang menyeret Sylviana Murni. Di mana ada dua perkara yang diusut yakni dana hibah Kwarda DKI Jakarta dan pembangunan Masjid Al-Fauz di kompleks Wali Kota Jakarta Pusat.
Kasubdit I Dittipikor Bareskrim Polri Kombes Ade Deriyan Jayamarta menerangkan, saat ini pihaknya terus mengumpulkan dokumen-dokumen perkara dana hibah Kwarda DKI Jakarta. Setelah itu baru mereka menggelar perkara untuk menetapkan siapa tersangka di kasus itu.
"Nanti untuk pelaksana gelar penyidik yang akan menentukan waktunya disesuaikan dengan jadwal yang ada saat ini. Harapannya bisa kita lakukan dalam minggu ini (gelar penetapan tersangka)," ucap dia melalui sambungan telepon, Senin (20/2).
Menurut dia, saat ini timnya masih menyusun semua berita acara pemeriksaan terhadap saksi-saksi hingga nantinya akan diketahui apakah telah terpenuhi unsur pidananya. "Apakah unsur-unsurnya itu sudah masuk atau belum. Jadi mengumpulkan data-data sedangkan kita masukkan untuk kita uji, harapannya dapat kita selesaikan dalam waktu cepat," paparnya.
Menurut dia, Badan Pemeriksa Keuangan juga belum mengeluarkan hasil audit dugaan kerugian negara di dua perkara itu. Sehingga mereka masih menunggu untuk tahu berapa kerugian negara. Perwira menengah ini mengatakan, hasil audit BPK bukan berarti acuan mereka juga dalam menetapkan tersangka.
"Artinya dari unsur pembuktian mereka menyatakan benar bahwa ada dugaan tindak pidana korupsi. Kemudian dengan dasar itu kita akan mencoba menentukan siapa tersangkanya. Tanpa harus menunggu keputusan BPK mengenai kerugian negara," papar dia.
Dalam gelar perkara nanti, Ade memastikan yang ikut hanya dari penyidik. Pihak ahli dan BPK baru ikut bila mereka mengekspose perkara itu. Ade menegaskan, mereka akan fokus dulu di perkara dana hibah Kwarda DKI Jakarta. Setelah itu, baru mereka menuntaskan perkara korupsi Masjid Al-Fauz.
"Kita itu namanya ada prioritas yang kita selesaikan dulu. Nah yang aku kita prioritaskan dicairkan itu yang agak mudah Kwarda. Jadi kita mau ini dulu (selesai) nanti baru dilanjutkan (ke Al-Fauz)," tukas dia. (elf/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
