Minggu, 20 Aug 2017
Features

Elisakh Hagia, Penyanyi Cilik Indonesia yang Dijadwal Tampil di Urban Street Jam Amerika

Gara-gara Penampilannya Diunggah di Medsos, Gagal Casting, tapi Malah Bikin Silento Kepincut

Senin, 20 Feb 2017 18:55 | editor : Suryo Eko Prasetyo

TALENTA CILIK: Meski baru 9 tahun, Elisakh Hagia sudah menunjukkan kegigihan seorang calon bintang.

TALENTA CILIK: Meski baru 9 tahun, Elisakh Hagia sudah menunjukkan kegigihan seorang calon bintang. (Elisakh Hagia for Jawa Pos/JawaPos.com)

Boleh jadi belum banyak yang kenal Elisakh Hagia. Penyanyi sembilan tahun itu belum sekali pun muncul di layar televisi. Namun, dalam waktu dekat dia terbang ke Amerika Serikat untuk memulai karir sebagai penyanyi profesional.

SAHRUL YUNIZAR, Jakarta

LAHIR di Jakarta, 23 Januari 2008, Elisakh Hagia tumbuh sebagai anak yang aktif dan kritis. Dia tidak segan mengungkapkan setiap unek-unek dalam benaknya. Demikian pula ide kreatif dalam kepalanya.

DUET: Elisakh Hagia terus berlatih dan rajin mengikuti casting di Amerika.

DUET: Elisakh Hagia terus berlatih dan rajin mengikuti casting di Amerika. (Elisakh Hagia for Jawa Pos/JawaPos.com)

Hal itu tampak ketika Jawa Pos berjumpa gadis kecil yang akrab dipanggil Els tersebut Selasa (14/2). Dia tidak segan menyanggah ketika mamanya, Elsabakh, keliru berucap. ’’Bukan itu, Ma,’’ ujarnya. Sejurus kemudian, dia berkata, ’’Mau sendiri aja.’’

Sanggahan tersebut disampaikan saat Elsabakh menceritakan masa kecil Els ketika putri semata wayangnya itu tinggal dan bersekolah di Jogjakarta. Els sempat berubah menjadi tertutup. Dia enggan berkomunikasi dengan orang lain. Apalagi yang tidak dikenalnya. Perubahan itu terjadi lantaran dia bingung setelah mendapat pertanyaan soal cita-cita dari gurunya.

’’Elisakh, apa cita-cita kamu?’’ ucap Els menirukan pertanyaan gurunya kala itu. Mendengar pertanyaan tersebut, Els cepat menjawab: penyanyi.

Sejak lama dia memang bercita-cita ingin menjadi penyanyi. Dia ingin seperti idolanya, Jessie J dan Bruno Mars. Namun, jawaban Els dianggap keliru oleh gurunya hingga terjadi perdebatan dan membuat Els menyerah. ’’Jawabanku dianggap bukan pekerjaan,’’ ungkap Els.

Sejak saat itu, muncul pertanyaan dalam benaknya. Apakah punya cita-cita menjadi penyanyi adalah salah? Pertanyaan itu lama berputar di kepalanya. Sampai membuat dirinya enggan berbicara dengan orang lain.

Perubahan sikap Els itu direspons cepat oleh mamanya. Di samping memberikan pengertian, dia memutuskan untuk membawa Els pindah ke Jakarta. Kemudian menyekolahkan pemilik akun Instagram @elisakhagia itu ke sekolah yang lebih apresiatif terhadap minat dan bakat murid.

Kepindahan Els ke Jakarta membuat Elsabakh lebih leluasa memantau perkembangan putrinya itu. Keinginan Els menjadi penyanyi pun didukung penuh mama-papanya.

Namun, sejak awal Elsabakh meminta Els tidak setengah-setengah. ’’Karena Mama orangnya nggak bisa setengah-setengah kalau berkarya,’’ kata Elsabakh mengulang pembicaraan dengan putrinya.

Sejak saat itu, Els didorong untuk belajar dan berlatih keras. Bahkan, makanan dan minumannya diawasi dengan ketat. Elsabakh tidak ingin putrinya mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa berpengaruh buruk terhadap suaranya.

Elsabakh juga mengirim Els belajar kepada musisi Lucky Tampilang guna mengasah kemampuan bernyanyinya. Bersama pelatih vokal yang pernah melatih penyanyi sekaliber Agnes Monica (Agnez Mo) itu, Els rutin berlatih mengolah suara.

Untuk melatih mental, Elsabakh membawa anaknya tampil dari panggung ke panggung. Mulai di sekolah sampai di beberapa event musik di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan, Elsabakh sampai mengikutkan Els ke Gavrila Gymnastics. ’’Untuk melatih tubuh dan mentalnya,’’ ujarnya.

Melalui salah satu klub gymnastics terkemuka di ibu kota itu, Els ikut ambil bagian dalam kompetisi gymnastic hingga Thailand dan Filipina. Tidak sekadar ikut, dia juga berhasil mengumpulkan banyak penghargaan. Tidak kurang dari sepuluh medali emas dan tiga medali perak dia rengkuh.

Tidak hanya bernyanyi, talenta dance Els turut terlihat ketika dia belajar menari di bawah bimbingan Cipta Damon, koreografer profesional. Els dan Cipta aktif membuat cover dance di kanal YouTube dan Instagram yang mengundang perhatian koreografer dance Hollywood.

Pertengahan tahun lalu adalah puncaknya. Elsabakh membawa Els ke Millennium Dance Complex di Hollywood, Amerika Serikat. ’’Untuk belajar. Supaya Els tahu,’’ jelasnya.

Els berlatih tari dan berkali-kali ikut casting selama di pusat perfilman itu. ’’Tapi, tidak pernah lolos. Nggak ada yang mau terima. Mungkin belum tahu bakat Els sebenarnya,’’ ujar Elsabakh.

Sebagai ibu, Elsabakh tidak ingin buah hatinya kecewa. Dia lantas menggunakan cara lain agar ada yang melirik bakat anaknya. ’’Aku coba kirim e-mailke berbagai pihak. Bercerita tentang bakat anakku,’’ ucap dia.

Namun, lagi-lagi, tidak satu pun mendapat jawaban. Nyaris putus asa, jalan bagi Els akhirnya terbuka ketika dia diundang dalam latihan konser yang diadakan salah seorang temannya, Talin Silva. Silva adalah penyanyi remaja di Hollywood. Di sana dia bertemu dengan Andrew Lane, produser musik High School Musical dan Disney.

Produser kawakan yang juga turut andil melambungkan nama penyanyi Miley Cyrus itu kepincut pada Els sejak kali pertama bertemu. ’’Aku bilang mau jadi penyanyi. Langsung dites,’’ kenang dara yang juga senang bela diri muay-thai itu.

Saat tes, Els mesti menyanyikan beberapa lagu. Di antaranya, Listen milik Beyonce. Dia juga unjuk kemampuan menari dengan menarikan gerakan lagu Watch Me dan Thinking About You milik Silento. Demo bakat yang dilakukan Els direkam Elsabakh dan disebarkan lewat jejaring sosial.

Video itu lantas dilihat Silento dan mendapat respons positif. Silento adalah rapper muda AS yang sempat membuat penikmat musik di berbagai belahan dunia demam tarian dalam lagu Watch Me. ’’Lihat video itu, Silento langsung mengirimi aku undangan untuk ikut konser bareng dia,’’ kata Els bangga.

Didukung salah satu promotor hip hop besar di AS, Big Mike, Els dan Silento bakal tampil di Urban Street Jam 2017 awal bulan depan. Tepatnya pada 4 Maret. Dalam festival dance yang diselenggarakan di Anaheim Convention Center tersebut, Els akan tampil menyanyi bersama Silento.

Els menjadi satu-satunya penyanyi Indonesia yang diundang untuk tampil. Tidak hanya itu, dia juga merupakan satu-satunya pengisi acara dari luar AS yang tampil di salah satu festival dance di AS tersebut. ’’Aku mungkin juga yang paling cilik,’’ kata Els.

Dia juga bangga lantaran perjuangannya selama ini tampil dari panggung ke panggung di Jakarta turut membawa dirinya bisa tampil di AS dalam sebuah event besar. Dia bakal sepanggung dengan Silento dan mengawali karir di negara asal para penyanyi top dunia itu. (*/c5/ari/sep/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia