
Fly Over SImpang Jam yang sedang berlangsung di Kota Batam,
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berusaha menciptakan ikon kotanya. Kali ini akan direncanakan dari jembatan layang atau flv over di Simpang Jam. Rencananya fly over itu akan dihiasi ornamen Melayu.
Kabag Humas Pemko dan Protokol Kota Batam Ardi Winata mengatakan, fly over yang sedang dikerjakan itu akan dihiasi beberapa motif Melayu dengan beragam warna. Mulai dari pagar hingga pilar, seperti di motif pucuk rebung, setampuk manggis, lebah bergayut dan julur kacang. Selain itu, jembatan ini akan dilengkapi dengan relief perahu elang laut.
"Fly over nantinya akan kaya dengan ornamen Melayu. Wali Kota minta masukan dari Lembaga Adat Melayu (LAM). Saat ini memang belum semua dibangun. Tapi kisi setampuk manggis dan pucuk rebung sudah mulai terlihat," jelas Ardi seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Senin (20/2).
Menurutnya, dengan ornamen Melayu tersebut, jembatan layang akan menjadi salah satu ikon yang membanggakan di Batam. Tentunya Wisatawan lokal maupun asing bisa lebih mengenal Batam dari jembatan tersebut. "Selain sebagai jembatan, dapat jadi ikon yang membanggakan di daerah Melayu. Mudah-mudahan tahun ini jembatan sudah bisa selesai," harap Ardi.
Sementara, Satuan Kerja (satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Andre Sirait mengatakan, progres pengerjaan jembatan layang sudah mencapai 52 persen untuk pembangunan pondasi. Pengerjaan secara keseluruhan ditargetkan selesai akhir tahun ini. "Kondisi di lapangan ada dua fly over dibangun berbarengan. Sekarang baru sampai pilar sisi kiri," sebut Andre.
Dia mengakui pihaknya sengaja mengadopsi muatan lokal seperti ornamen Melayu di jembatan tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Batam, Rudi dan LAM soal itu. "Kami lagi hitung pendanaan, cukup atau tidak kalau mengadopsi (ornamen Melayu) semua. Kalau tidak cukup, mungkin bertahap dulu," jelasnya.
Diketahui jembatan layang di Simpang Jam akan dibangun sepanjang 165 meter dengan lebar 32,2 meter, dan ketinggian 9 meter. Jembatan tersebut memiliki konstruksi box girder.
Hingga kini puluhan pekerja masih tampak menyelesaikan bangunan fly over yang sudah memiliki dua pondasi besar. Kondisi jalan sekitar pun masih berkabut karena pembangunan tersebut. Bahkan sejumlah pengendara sempat bingung karena tidak beraturannya alur jalan tersebut. (she/iil/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
