Selasa, 25 Jul 2017
JPG Today

Rampas Tas Seorang Ibu, Jambret Tersungkur Saat DiHajar Sang Anak

Sabtu, 18 Feb 2017 01:10 | editor : Mochamad Nur

Pelaku yang digelandang ke kantor polisi setelah diringkus anak korban

Pelaku yang digelandang ke kantor polisi setelah diringkus anak korban (Yuan Abdi/Radar Surabaya/JPG)

JawaPos.com -  Feri Kurniawan (19) jadi bulan-bulan warga setelah tersungkur kena tendangan saat mencoba melarikan diri setelah menjabret tas seorang wanita. Pelaku yang berhasil  menjambret tas milik Supriati (43), jatuh tersungkur dari sepeda motor setelah ditendang anak korban, Budi (30 ) yang mengejarnya dengan motor.

Kapolsek Asemrowo Kompol Bambang Christianto Utomo menjelaskan bahwa dalam melakukan aksinya, Feri tidak sendirian. Dia dibantu oleh temannya, yakni Aji (DPO/buron). Bersama Aji, Feri berkeliling mengendarai motor Beat nopol W 2132 AE dengan target mencari perempuan yang membawa atau mencangklong tas. 

"Saat melintas di Jalan Demak, keduanya melihat Supriati yang saat itu dibonceng oleh suaminya. Mata mereka lantas tertuju pada tas yang diletakkan korban di pangkuan," ungkap Kompol Bambang Christianto Utomo seperti ditulis Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu  (18/2). 

Setelah menemukan sasaran, Feri yang saat itu menjadi joki perlahan menguntit pasutri tersebut. Kemudian saat berada di Jalan Kalianak, keduanya memepet motor korban. Aji yang saat itu berada di belakang langsung menarik tas korban hingga putus. 

"Usai mendapatkan tas korban, kedua tersangka menambah kecepatan motornya.  Mereka tidak tahu jika di belakang korban yang boncengan sama suaminya, terdapat anak korban, Budi, yang saat itu juga mengendarai motor bersama tantenya," ungkap Bambang. 

Mengetahui ibunya menjadi korban jambret, Budi lantas mengejar kedua pelaku. Saat itulah, pelaku yang sudah merasa berhasil menjambret tas korban menjadi lengah. Mereka tidak tahu jika di belakangnya terdapat anak korban yang melakukan pengejaran. 

"Begitu jarak antara pelaku dan Budi sudah dekat, dia langsung menendang motor pelaku. Hal ini membuat motor oleng hingga kedua pelaku terjatuh. Saat itu, Aji berhasil bangkit dan kabur. Sedangkan Feri tak berkutik dan berhasil ditangkap satpam setelah kabur di wilayah depo kontainer," lanjut mantan kapolsek Kenjeran ini. 

Kepada polisi, Feri mengaku baru sekali melakukan aksinya. Itu pun setelah diajak Aji. Dia mengatakan bahwa aksi jambret itu sama sekali tidak direncanakan. Sebab saat itu, keduanya usai menggelar pesta miras hingga Subuh. "Karena saya dan Aji malas pulang, kami lantas melakukan penjambretan," ungkapnya. (yua/jay/nas/JPG)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia