Selasa, 21 Feb 2017
Finance

Perbankan Syariah Makin Tumbuh

Jumat, 17 Feb 2017 06:25

Ilustrasi

Ilustrasi (Toni Suhartono/Indopos/JawaPos.com)

JawaPos.com - Seiring semakin meningkatnya pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) ke perbankan, juga berdampak pada perbankan syariah. Pada 2016, bank syariah yang beroperasi di Kepulauan Riau (Kepri) mengalami pertumbuhan dibandingkan 2015 sebesar 4,54 persen.

"Total asset perbankan syariah per Desember 2016 tumbuh sebesar 33,45 persen dari sebesar Rp 2,846 triliun menjadi Rp3,798 trilun. Pertumbuhan ini jauh meningkat bila dibandingkan tahun lalu yang hanya tumbuh 4,54 persen," beber Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Uzersyah seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (17/2).

Porsi asset perbankan syariah Kepri terhadap total perbankan pada tahun 2016 juga meningkat, dari sebesar 5,09 persen pada Desember 2015 menjadi sebesar 6,30 persen per Desember 2016.

Penyaluran pembiayaan bank syariah per Desember 2016 meningkat sebesar 35,64 persen dari sebesar Rp 2,73 triliun menjadi sebesar Rp3,70 triliun, sedangkan porsi pembiayaan Bank syariah Kepri terhadap total kredit telah mencapai 8,81 persen.

Kualitas penyaluran pembiayaan perbankan syariah pada Desember 2016 mengalami perbaikan, yang tercermin dari turunnya rasio non performing (NPL) financing Bank Syariah dari sebelumnya 1,64 persen pada Desember 2015 menjadi sebesar 1,10 persen per Desember 2016.

"Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh perbankan syariah per Desember 2016 adalah Rp2,32 triliun atau tumbuh 58,74 persen dari tahun 2015 sebesar Rp1,46 triliun. Sedangkan porsi dana pihak ketiga bank syariah terhadap total dana pihak ketiga perbankan Kepri adalah 4,64 persen," terang Uzersyah.

Dia mengatakan capaian-capaian tersebut merupakan modal yang baik bagi untuk menapaki 2017. "Saya melihat ada optimisme. Apalagi jika kita menyadari bahwa proyek-proyek infrastruktur yang terus berjalan akan memberikan fondasi yang lebih kuat bagi bangunan ekonomi nasional jangka panjang," tutupnya. (cr18/iil/JPG)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia