
Gunawan Maryanto
JawaPos.com - Penulis sekaligus sutradara teater, Gunawan Maryanto menjadi perbincangan usai bermain dalam film Istirahatlah Kata-kata. Aktingnya sebagai Wiji Thukul mendapat pujian dari pecinta film, termasuk dari sejumlah sutradara lainnya.
Hal itu membuatnya semakin tenar dan berdampak pada karier pria asal Yogyakarta tersebut. Gunawan Maryanto mengaku banyak tawaran film datang usai berperan sebagai Wiji Thukul. Tawaran tersebut datang dari sejumlah rumah produksi kenamaan asal Indonesia.
"Banyak tawaran datang, ada untuk film horor juga," kata Gunawan Maryanto kepada JawaPos.com saat ditemui di Jogja Expo Center, Yogyakarta.
Namun, sejumlah tawaran tersebut ditolak oleh pria 40 tahun ini. Dia mengaku sangat selektif saat memilih peran dalam film yang ingin dimainkannya. "Ngga tertarik karena ngga menari. Tema dan bentuknya tidak menarik, saya selalu pilih peran untuk jenis apapun, termasuk saat main theater," jelas Gunawan Maryanto.
Saat ini, Gunawan Maryanto, disibukkan oleh promosi film Istirahatlah Kata-kata. Film ini beberapa kali melakukan pemutaran ke luar negeri. Pada pertengahan tahun ini, film yang berkisah soal pelarian Wiji Thukul itu juga bakal dibawa keliling Indonesia.
Gunawan Maryanto adalah penulis dan sutradara teater asal Yogyakarta. Selain mengelola Teater Garasi, dia juga menyelenggarakan Indonesia Dramatic Reading Festival (IDRF) bersama Joned Suryatmoko setiap tahun di berbagai kota.
Dalam kesehariannya, dia juga membuat karya-karya berupa puisi, prosa, dan kritik sastra yang dimuat di berbagai media massa Indonesia. Gunawan Maryanto sudah mementaskan karya-karyanya di berbagai negara, pernah menerima hibah seni dari Yayasan Kelola, dan memenangi sejumlah kompetisi. (ded/JPG)

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
