
PADU: Kahitna berkolaborasi dengan Yura Yunita (tiga dari kiri). Mereka membawakan dua lagu, yakni Mantan Terindah dan lagu milik Yura berjudul Intuisi.
JawaPos.com – Siapa yang merayakan Hari Valentine tak terlupakan? Mereka yang menonton konser Kahitna pasti mengacungkan jari. Lagu-lagu yang mereka bawakan di konser Merenda Kasih, Selasa malam (14/2), sukses banget membawa penonton nostalgia, merasakan suasana sendu dan mellow. Baper deh pokoknya.
Yovie Widianto dkk menciptakan atmosfer yang begitu romantis melalui lagu-lagu cintanya. Konser di Grand City Convex and Mall itu merupakan konser terbesar Kahitna pada awal 2017.”Surabaya terpilih sebagai kota pertama karena antusiasme yang luar biasa,” kata Dody Is (basis). Konsep dan aransemen lagu dipersiapkan setidaknya selama enam bulan.
Konser berlangsung sekitar dua jam dengan membawakan 22 lagu. Iringan oskestra oleh Stradivari dan pianis asal Surabaya Nitya Primantari turut memeriahkan konser. ”Kahitna datang dengan aransemen yang fresh, namun tak berlebihan. Karena malah justru banyak penggemar yang meminta kami membawakan lagu sesuai dengan aslinya,” tambah Yovie Widianto.
Terbukti, tata panggung yang ditambah permainan lighting yang megah membuat lebih dari 2.000 penonton larut dalam suasana. ”Terima kasih para Soulmate. Perjalanan Kahitna hingga sekarang tentunya atas dukungan kalian dan teman-teman saya ini,” ungkap Yovie di atas panggung.
Kahitna berhasil membidik lintas generasi penonton. Hal itu terlihat dari banyaknya penonton yang hadir dari berbagai usia. Anak-anak muda, mama dan papa muda, hingga kalangan tua. ”Musik-musik Kahitna ini sepanjang zaman. Jadi, sekeluarga bisa nonton semua,” ujar Alexander Elliano, salah seorang penggemar Kahitna. Eno, sapaannya, datang bersama kakek dan anaknya yang berusia enam tahun.
Namanya juga manggung pada Hari Valentine, Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario Ginanjar tidak mau kehilangan momentum. Mereka bertiga membagikan mawar dan cokelat saat lagu Cantik dibawakan.
Interaksi dengan penonton pun terjalin erat saat mereka mengajak bernyanyi bersama sambil menyalakan lampu handphone ke arah panggung. Para penonton histeris ketika Hedi mengajak salah seorang penggemar naik ke atas panggung.
”Ya, kamu yang lucu. Sini naik ke panggung,” ajaknya dengan nada genit. Ketika perempuan itu berjalan menyibak kerumunan penonton dengan dibantu petugas keamanan, Hedi kembali membuat penonton terkekeh. ”Lho kok sehat banget ya? Kayaknya tadi imut,” candanya.
Sesampainya di panggung, gadis bernama Andita Nur Handayani itu langsung dipeluk oleh ketiga vokalis. ”Enaknya, lengannya kayak bantal,” ucap Mario. ”Lho tanganmu mana? Kok kaki semua,” timpal Hedi yang kemudian menggandengnya.
Dita, sapaannya, merupakan penggemar Kahitna yang datang dari Semarang. Gadis 24 tahun itu memiliki tubuh berisi, mata sipit, dan rambut keriting. Emang bikin gemesss!
Sambil digandeng, dipeluk, dan dielus pipinya, Carlo menyanyikan lagu berjudul Menikahimu di depan Dita. Kecupan di kedua pipi Dita oleh Mario, Hedi, dan Carlo pada akhir lagu membuatnya semakin girang. Matanya terpejam dan bibirnya tertawa lebar. (esa/c6/jan/sep/JPG)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
