
Api yang menjalar di salah satu bagian di Pasar Senen
JawaPos.com - Pembangunan fisik Blok I dan II Pasar Senen yang terbakar hebat beberapa waktu lalu akan segera dimulai April nanti. Proses pembangunan masih menunggu penyelidikan dari kepolisian mengenai penyebab kebakaran yang menghanguskan ribuan kios tersebut.
Direktur PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Sutopo Kristanto mengatakan, setelah penyelidikan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri selesai, akan dilakukan pemeriksaan struktur bangunan yang terdampak. Untuk mengetahui seberapa parah kondisi bangunan saat ini.
"Kami akan melakukan pemeriksaan struktur bangunan yang terdampak. Baru setelah itu kami targetkan mulai pembangunan fisik pada April mendatang," kata Sutopo, saat rapat pimpinan (Rapim) di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (14/2).
Saat ini, pihaknya masih fokus menyediakan tempat penampungan sementara (TPS) untuk pedagang. Beberapa pedagang telah menempati tempat yang disediakan. Diperkirakan pembangunan TPS ini bisa rampung pada 10 Maret mendatang.
"Tanggal 10 Maret sudah masuk semua. Untuk kue subuh sudah mulai berjualan sejak tiga hari setelah kebakaran. Sekarang sedang menyiapkan tempat, pasang sekat dan rolling door. Kami juga buat TPS di tempat parkir," ucapnya.
Seluruh pedagang Pasar Senen, Jakarta Pusat yang menjadi korban kebakaran dipastikan bisa memperoleh tempat di penampungan. Biaya sewa juga untuk sementara ditiadakan, agar pedagang bisa bangkit kembali perekonomiannya.
PT Pembangunan Jaya mempersiapkan empat lokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang Blok I dan II Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Pembagian lokasi penampungan disesuaikan dengan jenis barang dagangannya. "Sebanyak 232 pedagang pakaian bekas akan ditampung di areal parkir Blok I dan II Pasar Senen seluas 900 meter persegi. Jumlah tempat usaha yang dipersiapkan sebanyak 452 konter yang telah siap digunakan mulai hari ini," imbuh Sutopo, terpisah, belum lama ini.
TPS kedua, kata Sutopo, telah dipersiapkan berada di atas lahan parkir sisi timur Blok I-V seluas 800 meter persegi. "Di lahan ini diperuntukan bagi 250 pedagang kue subuh dengan jumlah tempat usaha sebanyak 485 meja. TPS ini sudah digunakan sejak 22 Januari," ujarnya.
Pihaknya, lanjut Sutopo juga telah menyediakan TPS berkapasitas 80 konter untuk menampung sebanyak 40 pedagang buku yang berlokasi di areal parkir lantai 5 Blok V. "TPS konter buku sudah siap dipergunakan sejak 1 Februari dengan aksesbilitas untuk menuju lokasi kios penampungan," pungkasnya. (wok/yuz/JPG)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
