
Ahmad Dhani saat berkampanye di Bekasi
JawaPos.com - Di antara 101 pilkada serentak yang berlangsung kemarin (15/2), persaingan pemilihan gubernur (pilgub) Banten adalah yang paling sengit. Berdasar hitung cepat (quick count), pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy hanya unggul 1 persen atas Rano Karno-Embay Mulya Syarief Dengan selisih yang begitu tipis, besar peluang muncul gugatan dari pihak yang kalah nanti. Bahkan, Rano-Embay yang diusung PDIP sudah berancang-ancang melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) apabila kalah.
Berdasar hasil hitung cepat yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network, pasangan Wahidin-Andika memperoleh 50,53 persen. Sedangkan Rano-Embay tertinggal sangat tipis dengan perolehan suara 49,47 persen. Artinya, selisihnya hanya 1,06 persen.
"Secara statistik, belum bisa disimpulkan paslon (pasangan calon, Red) mana yang menang. Karena selisihnya masih dalam batas margin error 1 persen," kata Direktur LSI Network Sunarto Ciptoharjono saat memberikan keterangan pers di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten, kemarin.
Berdasar data persebaran pemilih, lanjut Sunarto, pasangan Wahidin-Andika menang telak di Kota Tangerang dengan raihan suara 71 persen. Di sana Rano-Embay hanya mendapatkan 29 persen suara. Pasangan Rano-Embay menang tipis di tujuh kabupaten/kota lainnya dengan selisih rata-rata 1-5 persen.
"Perlu kami ingatkan bahwa satu-satunya yang bisa dipakai sebagai acuan siapa pemenang pilgub Banten adalah hasil penghitungan manual KPU Banten. Tapi, kami sudah berpengalaman melakukan quick count dan hasilnya selama ini tidak terlalu jauh berbeda," papar Sunarto.
Ketatnya persaingan, lanjut Sunarto, disebabkan kedua paslon sama-sama memiliki basis suara yang besar. Sebaliknya, kedua paslon sama-sama memiliki titik lemah yang bisa dijadikan bahan downgrade. "Awalnya pasangan petahana (Rano-Embay) selalu unggul dalam survei. Namun, dalam satu bulan terakhir, Wahidin-Andika mulai mendekati dan menyalip dukungan," ungkapnya.
Tertinggal dari hitung cepat LSI, kubu Rano-Embay mengklaim unggul pada quick count Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ahmad Basarah, ketua tim pemenangan pasangan Rano-Embay, menyatakan tidak ingin mendeklarasikan kemenangan berdasar hasil hitung cepat.
"Kita ikuti bersama, ada tujuh lembaga survei yang melakukan quick count. Dari tujuh, ada dua lembaga survei yang tadi sama-sama telah kita dengarkan hasil quick count mereka. Perolehan suara dengan margin error 1 persen membuat lembaga ini tidak mendeklarasikan opini siapa menang kalah," jelasnya saat konferensi pers di rumah pemenangan di Modernland, Kota Tangerang.
Sementara itu, suara musisi Ahmad Dhani Prasetyo sebagai calon wakil bupati Bekasi juga sangat ketat. Di beberapa quick count, pentolan Dewa 19 yang berpasangan dengan Saduddin itu unggul. Tapi di beberapa survei lainnya dia kalah.
Perhitungan PKS menyebut Saduddin-Dhani mendapat 35,6 persen. Pasangan Neneng H Yasin-Eka Supriatmaja meraih 32,33 persen. Sedangkan tiga pasangan lain tertinggal jauh.
Namun, hasil perhitungan Jaringan Survey Indonesia (JSI) menyebut Neneng-Eka unggul. Pasangan yang diusung Golkar, PAN, Hanura, dan Nasdem itu mendapatkan suara 43,29 persen. Posisi kedua ditempati Saduddin-Dhani dengan raihan 24,84 persen.
Menanggapi berbagai hasil quick count yang berbeda, Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Kholik menyatakan hitung cepat bukan tanggungjawab KPU. Tapi itu merupakan hak politik para calon. "Itu hak mereka dan kami tidak bisa melarangnya,'' katanya. (ken/JPG/c9/ang)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
