
KONFLIK: Donald Trump saat menelepon Vladimir Putin bulan lalu.
JawaPos.com – Pengunduran diri Michael Flynn dari jabatannya sebagai penasihat keamanan presiden masih menjadi topik panas warga Amerika Serikat (AS). Kemarin (15/2) New York Times melaporkan bahwa orang-orang dekat Presiden Donald Trump berkomunikasi intensif dengan Rusia sejak masa kampanye pilpres. Fakta itu diungkapkan empat mantan pejabat dan empat pejabat aktif Washington.
’’Rekaman telepon dan data penyadapan menunjukkan adanya komunikasi antara Washington dan para intelijen Moskow,’’ tulis New York Times. Konon, komunikasi tersebut terjalin pada waktu yang bersamaan dengan munculnya bukti peretasan data digital pilpres AS oleh Rusia.
Salah seorang ajudan Trump yang namanya disebut-sebut dalam komunikasi tersebut adalah Paul Manafort yang lantas hengkang dari tim sukses Republik. Terkait dengan Flynn yang menjanjikan kelonggaran sanksi terhadap Rusia, Trump dikabarkan sudah tahu tentang sepak terjang sang mantan petinggi militer tersebut.
Bahkan, saat Flynn baru sepekan menjabat penasihat keamanan nasional, taipan 70 tahun itu mendapatkan masukan dari Departemen Kehakiman tentang ulah penasihatnya. Saat itu Flynn masuk dalam daftar pengawasan karena dekat dengan Rusia.
Berbeda dengan Trump yang sudah tahu tentang kemesraan Flynn dan Kremlin pada 26 Januari, Wakil Presiden Mike Pence baru memperoleh informasinya belakangan. Tepatnya pada 9 Februari. Namun, setelah Pence mengetahui catatan buruk sang penasihat presiden, nasib Flynn langsung diputuskan. ’’Semuanya lebih cepat terbongkar,’’ tulis Washington Post.
Kini, setelah Flynn akhirnya meletakkan jabatannya, Partai Republik tetap akan menginvestigasi kedekatannya dengan Rusia. Penyelidikan itu perlu dilakukan untuk membuktikan ada tidaknya pelanggaran Flynn. Sebab, jika merujuk pada keterangan Sean Spicer, Flynn tidak melakukan kesalahan. Dia mengundurkan diri, tepatnya diminta mengundurkan diri, karena Trump tidak lagi percaya kepada pria 58 tahun tersebut.
’’Saya rasa, Kongres AS perlu tahu apa saja yang Jenderal Flynn bicarakan dengan Dubes Rusia itu,’’ kata senator Lindsey Graham. Pendapat yang sama diutarakan senator John Cornyn dan senator Roy Blunt. Yang lebih penting, menurut mereka, adalah latar belakang perbincangan telepon tersebut. Yakni, Flynn menjanjikan kelonggaran sanksi atas inisiatif sendiri atau perintah orang lain.
Sama dengan Republikan, tokoh-tokoh Partai Demokrat berang. ’’Rakyat AS berhak mengetahui tujuan perbincangan telepon Flynn dan Rusia. Mengapa Gedung Putih harus menunggu sampai publik mengendus semuanya untuk ambil tindakan?’’ tegas senator Mark Warner, anggota Komite Intelijen Senat.
Masifnya informasi yang tersebar ke media tentang komunikasi AS-Rusia lewat Flynn dan Dubes Sergey Kislyak membuat Trump kesal. Untuk kali pertama sejak menjabat presiden, dia menuliskan komplain berbau politis di Twitter. ’’Kejadian yang sebenarnya (perlu disoroti, Red) adalah mengapa banyak sekali kebocoran yang tidak sah dari Washington? Apakah ini juga terjadi saat nanti saya bersepakat dengan Korea Utara dan yang lain?’’ tulisnya.
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu akhirnya berkesempatan memperbaiki hubungan Israel dengan AS. Kemarin pemimpin 67 tahun itu bertemu dengan Trump di Gedung Putih setelah tiba pada Senin (13/2).
Menjelang pertemuan dua kepala pemerintahan tersebut, Gedung Putih menyatakan, pada era Trump ini, AS tidak akan ngotot mewujudkan solusi dua negara. Yaitu, solusi damai yang beracuan pada kesetaraan Palestina dan Israel sebagai negara. Bagi Trump, perdamaian Timur Tengah jauh lebih penting daripada solusi dua negara yang menjadi landasan perundingan damai Israel-Palestina pada masa kepemimpinan Barack Obama.
’’Solusi dua negara yang tidak kunjung mendatangkan perdamaian (sampai sekarang, Red) bukanlah tujuan utama (pemerintahan Trump),’’ ungkap salah seorang pejabat Gedung Putih yang merahasiakan namanya pada Selasa malam waktu setempat (14/2).
Washington, menurut dia, akan mendukung apa pun yang disepakati Israel dan Palestina sebagai solusi damai. Tidak harus melibatkan lahirnya negara Palestina. ’’Tujuan utamanya adalah perdamaian. Entah itu perdamaian yang muncul dari solusi dua negara atau dari solusi lain yang disepakati dua pihak. Semuanya terserah mereka. Kita tidak perlu mendikte,’’ paparnya.
Sejak memenangi pemilihan presiden (pilpres), Trump memang berjanji mempererat hubungan AS dengan Israel sebagai sekutu yang tidak terpisahkan. Harapan untuk kembali mesra dengan Washington itulah yang membayangi kunjungan Netanyahu kemarin. Konon, politikus yang di dalam negeri akrab disapa Bibi tersebut membawa serangkaian agenda yang tidak mungkin dibahasnya bersama Obama yang ketika itu menjabat commander in chief. Sebab, pada era presiden kulit hitam pertama AS tersebut, hubungan Washington dengan Tel Aviv renggang.
Wacana untuk tidak menomorsatukan solusi dua negara itu membuat Palestina komplain. Kemarin Hanan Ashrawi langsung mengungkapkan kekecewaan. ’’Perubahan kebijakan AS soal solusi dua negara itu tidak masuk akal,’’ tegasnya dari Kota Ramallah. Selama ini solusi dua negara menjadi landasan dialog damai Israel-Palestina. Termasuk Perjanjian Oslo dan Kesepakatan Kamp David.
’’Itu pilihan yang tidak bertanggung jawab dan tidak berorientasi pada perdamaian,’’ jelas Ashrawi yang juga pejabat senior Palestina. Dia menuturkan, jika AS memang tidak menghendaki solusi dua negara menjadi patokan perdamaian Israel-Palestina, pemerintahan Trump harus mengusulkan solusi alternatif. Namun, Washington tidak menanggapi keluhan Palestina tersebut.
Soal perdamaian Israel-Palestina, Trump telah menunjuk menantunya, Jared Kushner, sebagai juru runding. Dia juga berpesan untuk tidak mengadaptasi rumusan damai Obama. Kushner yang seorang Yahudi bakal bekerja sama dengan Jason Greenblatt untuk mewujudkan perdamaian Israel dan Palestina. Sayangnya, sampai sekarang, AS belum punya rumusan baru dalam merealisasikan perdamaian kedua negara. (AFP/Reuters/CNN/BBC/hep/c14/any/tia)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
