
Ratusan pemain usia di bawah 19 tahun mengikuti seleksi pemain timnas U-19 di Lapangan Gamelan, Berbah, Sleman.
JawaPos.com - Animo talenta muda Jogjakarta untuk mengikuti seleksi Timnas U-19 Indonesia ternyata cukup tinggi. Sejak hari pertama, (13/2), setidaknya ada 232 pemain yang datang mengikuti seleksi di Lapangan Gamelan, Berbah, Sleman.
Koordinator Tim Seleksi Herwin Syahrudin mengatakan, di hari pertama proses seleksi kemarin, peserta dibagi dalam 10 game. Dalam satu game, terdiri dari dua tim yang bermain selama 20 menit. Dalam seleksi tersebut, Herwin dibantu Iksan Fajar, Darmaji, dan Warto untuk melakukan pengamatan.
“Dari kedua tim kami lihat siapa yang kira-kira menonjol. Semua posisi, tidak spesifik di satu posisi saja. Maksimal tanggal 15 Februari sudah harus mengirim 15 pemain yang lolos seleksi,” ujarnya kepada wartawan.
Mengenai faktor yang menjadi penilaian di antaranya adalah postur atau tinggi badan pemain. Di sepak bola saat ini, menurutnya faktor tersebut telah menjadi bagian penting. Idealnya di usia di bawah 19 tahun setidaknya untuk atlet bertinggi badan 170 sentimeter. Lalu kemudian fisik, speed, kelincahan dan daya tahan selama di lapangan.
“Lalu ada juga skill atau teknik, kemudian bagaimana kemampuan visi di lapangan, didukung semangat dan kerja keras. mental. Juga mentalitas tak kalah penting,” paparnya.
Selanjutnya dari 15 pemain yang lolos seleksi tersebut akan dikirim ke nasional. Kemudian seleksi dilakukan PSSI dan juga yang menentukan siapa yang layak menjadi pemain Timnas U-19. Selain di DIJ, menurutnya seleksi juga dilakukan di 33 Asprov PSSI lainnya di Indonesia. “Di luar dari seleksi yang dilakukan Indra Sjafri sendiri. Beliau mungkin lebih suka blusukan,” tuturnya.
Sekilas Herwin menyebut, dari pengamatanya ada beberapa pemain yang bagus. Namun banyak pula yang masih perlu banyak latihan. Sebelumnya beberapa nama pemain asal DIJ yang pernah memperkuat Timnas U-19 ada Martinus Novianto, Dinan Yahdian Javier yang saat ini merumput di Bali United dan terakhir Bagas Adi Nugroho yang berkostum Arema FC. (riz/mg1/ira/JPG)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
