
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto
JawaPos.com - Petinggi partai pengusung pasangan calonAnies Baswedan-Sandiaga Uno puas dengan perolehan sementara dari data hitung cepat (quick count) Pilkada DKI Jakarta. Bahkan, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sudah menyiapkan langkah untuk putaran kedua pemilihan pemimpin Ibu Kota itu
"In syaa Allah sudah," jawabnya saat ditanyai persiapan strategi jika Anies-Sandi masuk putaran kedua Pilkada DKI di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Rabu (15/2). Kendati demikian, dia masih menunggu hasil real count dari Pilkada DKI yang dikeluarkan KPU nanti. "Ya kita lihat lah. Ini kan belum final semuanya ya," sebut Prabowo.
Sementara Presiden PKS Sohibul Iman menilai berdasarkan pengalaman, hasil quick count dengan data real count sejatinya tidak jauh berbeda. "Antara exit poll, quick count, real count, perubahan tidak terlalu besar," ujarnya.
Karena itu, dia dan Prabowo berharap memamg perbedaan data nantinya tidak terlalu jauh. "Maka itu saya katakan pengumuman exit poll, quick count, itu menjadi salah satu alat kontrol supaya nanti real countnya kalau jauh berbeda ada sesuatu," pungkas Sohibul. (dna/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
