
KOMPETISI: Peserta antusias mengikuti lomba merias.
JawaPos.com – Suasana aula Rutan Kelas I Surabaya berbeda Selasa (14/2). Sebanyak 160 tahanan perempuan penghuni blok W berkumpul. Menyambut Hari Valentine, mereka diajak untuk belajar menjadi cantik.
”Saya berharap, sekeluar dari sini, kalian semua berubah menjadi lebih cantik,” ujar Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan Anggre Anandayu.
Anggre mengatakan, kecantikan yang dimaksud adalah kecantikan luar dalam. Itu bisa ditunjukkan dengan berperilaku sesuai etika. Selain itu, kemampuan merias diri menjadi poin penting. ”Dengan begitu, warga binaan bisa harmonis dan tertib berperilaku walau tomboi sekalipun,” ucap pria 34 tahun tersebut.
Rutan mengundang pihak ketiga untuk memberikan pelatihan. Anggre berharap kegiatan kelas etika dan kecantikan tersebut bisa berlanjut. Bahkan, ke depan harus ada inovasi. ”Ini ilmunya kan bisa dimanfaatkan. Misalnya bisa buka salon,” beber pria dari Probolinggo itu.
Anggre menjelaskan, pihaknya sengaja membuat acara pada Hari Kasih Sayang. Dengan begitu, semua penghuni bisa mengingat kasih sayang terhadap sesama.
Hal senada diungkapkan oleh motivator dan trainer pengembangan kepribadian Ayu Kyla Amanta Ardifa. Menurut dia, kondisi rutan yang overkapasitas berpotensi membuat penghuni jenuh. Penghuni akan mudah terpengaruh sikap teman yang tidak baik. Karena itu, perlu diberikan kelas etika dan kepribadian. ”Agar mereka bisa membedakan antara aturan dan peraturan,” jelasnya.
Perempuan dari Bekasi itu juga memberikan materi tentang hipnotis doa. Hal tersebut berguna untuk membersihkan diri tahanan. Selain berfungsi sebagai renungan, hipnotis doa bisa membuat peserta menjadi lebih baik. ”Agar mereka sadar bahwa mereka benar-benar salah dan tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.
Setelah mengikuti kelas, para penghuni rutan diajak untuk berlomba merias teman-teman sendiri. Waktunya hanya sepuluh menit. Juara lomba diapresiasi dengan piala dan sertifikat.
Gloria, penghuni rutan, senang dengan kegiatan tersebut. Apalagi, selama hampir setahun mendekam di rutan, menurut dia, jarang ada kegiatan untuk tahanan perempuan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ajang untuk menyalurkan hobinya. ”Dulu senang bangetmerias, tapi waktunya ndak secepat ini,” ucapnya, lantas tertawa. (aji/c11/fal/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
