Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2017 | 02.32 WIB

Belajar Cantik di Hari Kasih Sayang

KOMPETISI: Peserta antusias mengikuti lomba merias. - Image

KOMPETISI: Peserta antusias mengikuti lomba merias.

JawaPos.com – Suasana aula Rutan Kelas I Surabaya berbeda Selasa (14/2). Sebanyak 160 tahanan perempuan penghuni blok W berkumpul. Menyambut Hari Valentine, mereka diajak untuk belajar menjadi cantik.


”Saya berharap, sekeluar dari sini, kalian semua berubah menjadi lebih cantik,” ujar Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan Anggre Anandayu.


Anggre mengatakan, kecantikan yang dimaksud adalah kecantikan luar dalam. Itu bisa ditunjukkan dengan berperilaku sesuai etika. Selain itu, kemampuan merias diri menjadi poin penting. ”Dengan begitu, warga binaan bisa harmonis dan tertib berperilaku walau tomboi sekalipun,” ucap pria 34 tahun tersebut.


Rutan mengundang pihak ketiga untuk memberikan pelatihan. Anggre berharap kegiatan kelas etika dan kecantikan tersebut bisa berlanjut. Bahkan, ke depan harus ada inovasi. ”Ini ilmunya kan bisa dimanfaatkan. Misalnya bisa buka salon,” beber pria dari Probolinggo itu.


Anggre menjelaskan, pihaknya sengaja membuat acara pada Hari Kasih Sayang. Dengan begitu, semua penghuni bisa mengingat kasih sayang terhadap sesama.


Hal senada diungkapkan oleh motivator dan trainer pengembangan kepribadian Ayu Kyla Amanta Ardifa. Menurut dia, kondisi rutan yang overkapasitas berpotensi membuat penghuni jenuh. Penghuni akan mudah terpengaruh sikap teman yang tidak baik. Karena itu, perlu diberikan kelas etika dan kepribadian. ”Agar mereka bisa membedakan antara aturan dan peraturan,” jelasnya.


Perempuan dari Bekasi itu juga memberikan materi tentang hipnotis doa. Hal tersebut berguna untuk membersihkan diri tahanan. Selain berfungsi sebagai renungan, hipnotis doa bisa membuat peserta menjadi lebih baik. ”Agar mereka sadar bahwa mereka benar-benar salah dan tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.


Setelah mengikuti kelas, para penghuni rutan diajak untuk berlomba merias teman-teman sendiri. Waktunya hanya sepuluh menit. Juara lomba diapresiasi dengan piala dan sertifikat.



Gloria, penghuni rutan, senang dengan kegiatan tersebut. Apalagi, selama hampir setahun mendekam di rutan, menurut dia, jarang ada kegiatan untuk tahanan perempuan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ajang untuk menyalurkan hobinya. ”Dulu senang bangetmerias, tapi waktunya ndak secepat ini,” ucapnya, lantas tertawa. (aji/c11/fal/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore