
KAMPANYE : Direktur Manager PT Yupi Indo Jelly Gum Juliwati Husman (tengah) saat mengadakan seminar Stop! Narkoba beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat sebanyak 33 persen pengguna narkoba merupakan kalangan pelajar dan mahasiswa. Menyikapi hal itu, perusahaan permen gummy, Yupi turut serta berkampanye agar generasi muda menjauhi narkoba.
Direktur PT Yupi Indo Jelly Gum Juliwati Husman mengungkapkan kampanye tersebut merupakan bentuk kepedulian Yupi terhadap tingginya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. ”Kami menyadari bahwa isu narkoba tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu pihak saja. Untuk itu, Yupi turut ambil peran untuk mengkampanyekan stop narkoba,” ujarnya dalam diskusi Stop! Narkoba di Grand Indonesia, Selasa (14/2).
Menurut Juliwati, anak-anak dan remaja Indonesia berhak untuk memiliki masa depan yang cerah, bahagia, cerdas, kreatif, dan sehat. Selain itu, mereka harus berani jadi diri sendiri untuk katakan Stop! Narkoba. Hal tersebut sesuai dengan brand DNA yang Yupi miliki, yakni fun, happy, smart, creative, dan healthy. ”Kami memiliki komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap tumbuh kembang anak-anak dan remaja Indonesia,” ungkapnya.
Berkaitan dengan kampanye tersebut, Yupi telah menyelenggarakan seminar Stop! Narkoba pada Desember 2016 lalu. Seminar tersebut menghadirkan psikolog anak-anak dan remaja, Samantha Ananta. Peserta seminar ditujukan bagi orang tua.”Di harapkan orang tua lebih aware dengan perubahan sikap anaknya. Karena, dalam hal ini keluarga memegang peran penting,” kata Juliwati.
Selain seminar, Yupi juga mengajak generasi muda untuk membuat konten video kreatif dengan tema Berani Jadi Diri Sendiri. Video dibuat dengan durasi minimal 30 detik dan maksimal 45 detik disertai caption yang menarik, lalu di upload di Instagram dan Facebook Yupi Indonesia.
Perusahaan yang berdiri pada 1996 dan memusatkan pabrik pengolahan gummy di daerah Gunung Putri, Cileungsi, Bogorini memberikan batasan pengiriman video hingga 21 Februari 2017. Tersedia hadiah menarik bagi pemenang. ”Kami ingin mengajak anak muda adu kreativitas dengan membuat video konten yang dapat mengajak untuk stop narkoba,” jelasnya. (swn/wir)

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
