Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2017 | 02.12 WIB

Siloam Buka Klinik Terpadu Gagal Jantung

Penanggung Jawab Heart Failure Clinic SHLV Dr dr Antonio Anna Lukito SpJP (dua dari kiri) dan Founder Lippo Group Mochtar Riady (empat dari kiri) saat meluncurkan klinik terpadu gagal jantung. - Image

Penanggung Jawab Heart Failure Clinic SHLV Dr dr Antonio Anna Lukito SpJP (dua dari kiri) dan Founder Lippo Group Mochtar Riady (empat dari kiri) saat meluncurkan klinik terpadu gagal jantung.

JawaPos.com - Siloam Hospitals Lippo Village Karawaci, Tangerang meresmikan klinik penanganan penyakit gagal jantung pertama di Indonesia. Klinik yang dikenal dengan Heart Failure Clinic ini hadir untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat gagal jantung yang saat ini meningkat. 


“Secara bergantian, ada sekitar 5 sampai 10 dokter spesialis jantung yang akan berjaga. Kemudian ada 5 ahli gizi, sampai psikiater, fisioterapi dan tenaga medis lain. Total ada sekitar 20 tenaga medis lebih yang akan siaga di Heart Failure Clinic ini,” ujar Kepala Klinik Gagal Jantung, dr Antonia Anna Lukito, saat ditemui di RS Siloam Karawaci, Selasa (14/2).


Antonia menerangkan, klinik tersebut akan fokus pada penanganan pasien gagal jantung, mulai dari pasien tersebut datang ke rumah sakit hingga pendampingan perawatan saat di rumah. Pendekatanya lebih ke multidisiplin ilmu untuk pencegahan dan pengobatan gagal jantung.


“Jadi fokus kita, bagaimana caranya si pasien tidak sering dirawat inap. Cukup rawat jalan saja, kemudian kita dampingi hidup sehat dan berkualitas sebagai seorang dengan gagal jantung,” sebutnya.


Selain dokter, pasien yang berobat dengan kondisi gagal jantung juga akan didampingi oleh ahli gizi yang siap memberikan bimbingan terkait konsumsi makanan dan minuman sehat. Lalu ada fisioterapis untuk pendampingan olahraga atau olah fisik yang tepat bagi pasien gagal jantung.


“Kita juga sediakan sesi rehab untuk konseling dan edukasi pasien. Jadi, si pasien yang tiap hari minum obat 10 sampai 14 macam, tetap diawasi kualitas hidupnya,” papar Antonia.


Sementara, Chairman and Founder Lippo Group Mochtar Riady mengaku, diusianya yang memasuki 89 tahun, memang hanya hidup disiplin untuk menguatkan dan menyehatkan jantung. Dia menyarankan agar pasien mengikuti saran dokter agar tetap sehat disaat hidup dengan gagal jantung.


“Seperti saya, istri saya itu cerewet sekali soal apa makanan yang boleh dan tidak, dia selalu melarang. Saya ikuti kata-katanya. Ikuti saran dokter, lihat saya sekarang jantung saya masih sehat," katanya seraya diiringi tepuk tangan ratusan tamu undangan. (tih/wir)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore