Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2017 | 01.17 WIB

Pemkot Surabaya Janji Perbaiki Ruang Baca Kampoeng Ilmu

BERUBAH FUNGSI: Bangunan lantai II Kampoeng Ilmu di Jalan Semarang acapkali dipakai anak-anak bermain futsal seperti lapangan indoor. - Image

BERUBAH FUNGSI: Bangunan lantai II Kampoeng Ilmu di Jalan Semarang acapkali dipakai anak-anak bermain futsal seperti lapangan indoor.

JawaPos.com – Kondisi sudut baca Kampoeng Ilmu yang tidak layak akhirnya ditanggapi dinas terkait. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya berjanji merenovasi tempat tersebut.


Pada Rabu (8/2), tim DPRKP CKTR mendatangi lokasi untuk melakukan survei. Kepala Bidang Bangunan Gedung DPRKP CKTR Taufik Siswanto menyatakan, timnya meninjau kondisi lantai 2 gedung sisi utara. ”Dari sana, kami mendata apa-apa yang perlu diperbaiki,” katanya. Berdasar pemantauan DPRKP CKTR, bagian bangunan yang paling butuh renovasi adalah atap dan pintu.


Setelah mendata, DPRKP CKTR berencana duduk bersama SKPD terkait. Yakni, dinas perpustakaan dan kearsipan (dispursip). Topik utama yang akan didiskusikan adalah anggaran. Taufik mengungkapkan, tidak ada anggaran khusus untuk perbaikan Kampoeng Ilmu tahun ini. Namun, pemkot masih bisa menyiasati dengan menggunakan APBD untuk renovasi gedung-gedung rusak secara umum. ”Kalau kerusakannya sedikit, saya rasa tidak perlu banyak dana,” ungkapnya.


Taufik melanjutkan, taman bacaan masyarakat di Kampoeng Ilmu bakal diperbaiki pemkot tanpa melalui lelang. ”Kami akan turunkan satgas langsung ke sana,” imbuhnya.


Pedagang menyambut positif rencana perbaikan itu. Kepala Paguyuban Pedagang Kampoeng Ilmu Budi Santoso berharap perbaikan lantai 2 bisa menguntungkan pedagang, terutama dari sisi jumlah pengunjung. Apabila ruangan itu diperbaiki, Kampoeng Ilmu akan memiliki tambahan tempat untuk mengadakan berbagai acara. Ruang serbaguna bisa digunakan publik seperti ketika masih berfungsi. Kegiatan tak lagi hanya mengandalkan pendapa di bagian tengah sentra pedagang buku tersebut.



”Meskipun jalannya masih sempit, kalau banyak kegiatan di sini kan,hal itu akan membuat Kampoeng Ilmu semakin dikenal,” tuturnya. Namun, hingga kini, belum ada rencana penggunaan kembali ruang baca dari pihak dispursip. Kepala Bidang Pelayanan dan Informasi Dispursip Endang Suryaningsih menyebutkan, pihaknya masih berfokus pada pembinaan terhadap taman bacaan masyarakat (TBM) lain di Surabaya. (deb/c16/oni/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore