
Serba-serbi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
JawaPos.com – Waktu verifikasi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) berakhir Selasa (14/2). Panitia pusat menegaskan, tidak ada waktu tambahan bagi siswa yang belum melakukan verifikasi PDSS.
Panitia SNM PTN Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menegaskan, pada penutupan verifikasi PDSS kali ini, panitia pusat tidak memperpanjang durasi waktu. ”Verifikasi PDSS sudah diberi waktu cukup lama. Jadi, tidak akan ada lagi penambahan waktu,” ungkapnya.
Bagi siswa yang belum melakukan verifikasi, secara otomatis data yang disetor sekolah melalui PDSS dianggap valid. Artinya, jika nanti ada masalah ketidaksesuaian data saat dinyatakan lolos SNM PTN, siswa harus mau menerima segala risiko. ”Kalau salahnya sedikit, biasanya siswa mendapat toleransi. Namun, jika banyak, jelas akan dipermasalahkan perguruan tinggi,” terang dosen Ilmu Komunikasi Unair itu.
Suko menambahkan, saat ini panitia pusat SNM PTN mengolah PDSS yang sudah masuk. Data tersebut diseleksi, lalu diumumkan siswa yang lolos dari kuota sekolah.
Siswa yang dinyatakan lolos seleksi akan diberi kesempatan untuk mendaftar pada 21 Februari–6 Maret. Suko berharap waktu dua minggu tersebut bisa dimanfaatkan siswa untuk memilih jurusan yang tepat. Sebab, pilihan asal dan tidak sesuai kemampuan biasanya akan merugikan pribadi siswa dan sekolah. ”Kalau nilainya jelek, tentu yang rugi siswa itu sendiri. Nilai jelek juga akan menjadi sorotan PTN untuk melakukan evaluasi terhadap asal sekolah siswa bersangkutan,” jelas anggota Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJ) itu.
Suko mengimbau para guru di sekolah untuk membina siswa yang dinyatakan lolos seleksi SNM PTN. Sebab, evaluasi beberapa perguruan tinggi, ada siswa yang dinyatakan lolos ternyata tidak melakukan pendaftaran.
Secara terpisah, Kepala SMAN 14 Surabaya Muntiani mengatakan, saat ini seluruh siswa di sekolahnya sudah merampungkan PDSS dan verifikasi. Semuanya tuntas pada 10 Februari lalu, sebelum ada waktu tambahan dari panitia pusat.
Untuk pemilihan jurusan, sekolah sudah membina siswa. Di antaranya, melalui konsultasi jurusan kepada guru bimbingan konseling (BK). ”Siswa akan diarahkan ke BK agar pilihannya sesuai,” ujarnya.
Waka Kurikulum SMAN 1 Surabaya Ari Suprapto menjelaskan, verifikasi PDSS oleh siswa rampung sejak 23 Januari lalu. ”Kami memberikan waktu selama tiga hari,” bebernya.
Untuk pemilihan jurusan, SMAN 1 memberikan kebebasan kepada siswa. Setelah memilih, sekolah melakukan tahap pemeringkatan per jurusan di universitas yang sama. Hal itu dilakukan agar siswa mengetahui keketatan dan peluang masuk. ”Kalau satu kelas ternyata ngumpul 25 anak di satu jurusan dan universitas yang sama, kan jelas banyak yang ndak lolos,” terangnya.
Untuk itu, sekolah biasanya menyarankan siswa tetap memilih jurusan yang sama di universitas berbeda. Harapannya, memperlebar peluang sekolah untuk lolos. Langkah ketiga, sekolah akan membuat pemeringkatan selama tiga tahun terakhir data siswa SMAN 1 yang lolos SNM PTN lengkap dengan jurusan dan universitas. Bagi jurusan yang masih jarang diterima, biasanya sekolah akan menyarankan siswa untuk memilihnya. ”Kami akan menyarankan, tapi tetap tidak akan memaksa siswa,” jelasnya. (elo/c7/nda/sep/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
